Black Panther Jadi Akhir Larangan Penayangan Film di Arab Saudi Selama 35 Tahun

mengejutkan, Black Panther mengukir sejarah dengan menjadi pintu gerbang dihentikannya pelarangan film di Arab Saudi selama 35 tahun terakhir.

Black Panther Jadi Akhir Larangan Penayangan Film di Arab Saudi Selama 35 Tahun
Kolase Grid.id
Black Panther 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Industri perfilman dunia digebrak film superhero produksi Marvel, Black Panther. Rekor baru pun tercipta.

Satu yang mengejutkan, Black Panther mengukir sejarah dengan menjadi pintu gerbang dihentikannya pelarangan film di Arab Saudi selama 35 tahun terakhir.

Seperti yang diwartakan Variety (5/4/2018), Arab Saudi melarang penayangan film apapun sejak penetapan standar religi pada tahun 1979.

Aturan ini kemudian dicabut oleh Putera Mahkota Mohammed bin Salman pada Desember 2017 lalu.

Sebelumnya, film Black Panther berhasil masuk dalam jajaran 10 besar film terlaris sepanjang masa.

Baca: Klasemen Liga 1 2018, 9 April 2018 - Arema FC di Papan Bawah, Borneo FC Temani Persipura di Puncak

Dikutip dari Business Insider Singapore, terhitung 4 April 2018 pendapatannya hampir sebesar US $ 1,3 miliar (sekitar Rp 17,6 triliun), film Black Panther menjadi pendatang baru di peringkat ke-10.

Film Black Panther diprediksi akan menyusul kesuksesan dua film superhero Marvel lainnya, Avengers : Age of Ultron dan The Avengers yang menempati posisi 7 dan 5.

Film Avengers : Age of Ultron berhasil meraup pendapatan 1,4 miliar dan film The Avengers meraih 1,5 miliar Dolar AS.

Film yang berisi petualngan T'Challa dan para warga Wakanda lainnya ini dijadwakan akan tayang 18 April 2018 mendatang di sebuah bioskop baru di Riyadh.

Halaman
12
Editor: Murhan
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved