MotoGP

Jelang MotoGP Austin 2018 - Kata Giacomo Agostini Soal Insiden Marc Marquez vs Valentino Rossi

Insiden Marc Marquez vs Valentino Rossi mendapat komentar legenda MotoGP, Giacomo Agostini. Balapan sendiri

Pemegang rekor kemenangan balapan dan gelar juara dunia MotoGP terbanyak, Giacomo Agostini.ROBERT CIANFLONE/GETTY IMAGES 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Insiden Marc Marquez vs Valentino Rossi mendapat komentar legenda MotoGP, Giacomo Agostini. Balapan sendiri bakal memasuki seri ketiga yakni MotoGP Austin 2018, 22 April 2018 mendatang.

Dia menyayangkan tindakan gegabah yang dilakukan oleh Marc Marquez saat berlangsungnya balapan MotoGP Argentina, Minggu (8/4/2018) waktu setempat.

Giacomo Agostini percaya jika pebalap tim Repsol Honda itu memiliki motor yang lebih unggul ketimbang pebalap lain.

Seharusnya Marc Marquez dapat menunggu beberapa saat lagi ketika hendak menyalip pebalap tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi.

Baca: Jelang MotoGP Austin 2018 Amerika - Godaan Maut Suzuki agar Jorge Lorenzo Pindah dari Ducati

Baca: Jadwal MotoGP Austin 2018 - Trauma Valentino Rossi pada Marc Marquez Usai MotoGP Argentina

"Marc Marquez bodoh, saya mengatakannya sebagai teman," kata Giacomo Agostini dikutip BolaSport.com dari GPOne.

"Dia bisa saja menunggu giliran dan melalui Rossi dengan cara yang lebih baik, namun dia berpikir ada ruang dan pada akhirnya dia tidak berhasil," kata Agostini.

Memang keputusan Marc Marquez untuk menyalip Valentino Rossi dari sisi dalam tikungan 13 pada lap ke-20 MotoGP Argentina adalah keputusan yang buruk.

Baca: VIDEO Cuplikan Laga Yangon United vs Bali United 3-2 - Bali United Tersingkir dari Piala AFC 2018?

Karena saat itu memang tidak ada ruang bagi Marquez untuk melewati sembilan kali juara dunia tersebut.

Karena memaksakan diri, akhirnya Marquez menyenggol motor Yamaha M1 milik Rossi dan membuatnya melebar keluar trek.

Apesnya, Valentino Rossi yang mencoba untuk kembali ke trek harus terjatuh karena ban motornya menginjak rumput yang akhirnya membuat The Doctor jatuh tergelincir.

Giacomo Agostini sendiri mengaku tidak membela Marquez atas tindakannya tersebut, namun situasi yang dihadapi The Baby Alien saat itu membuatnya tidak bisa berpikir jernih.

"Saya tidak ingin membelanya, tapi anda harus melihat situasinya. Dengan semua ketegangan yang ada, Anda tidak bisa berpikir jernih seperti Anda sedang duduk di kursi," tutur Agostini lagi.

Editor: Murhan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved