Dugaan Korupsi KTP Elektronik

Fredrich Yunadi Tuding KPK Lakukan Korupsi Hanya Karena Hal Sepele Ini

mantan kuasa hukum Setya Novanto ini protes soal menu sarapan yang dikonsumsinya yakni bubur kacang hijau.

Fredrich Yunadi Tuding KPK Lakukan Korupsi Hanya Karena Hal Sepele Ini
tribunnews.com
Mantan pengacara Setya Novanto Fredrich Yunadi menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (8/2/2018). Jaksa mendakwa Fredrich menyarankan Setya Novanto tidak memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 14 November 2017 dengan alasan pemanggilan terhadap anggota DPR harus seizin Presiden, dan untuk menghindarkan kliennya dari pemeriksaan, Fredrich mengajukan uji materi undang-undang ke Mahkamah Konstitusi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Fredrich Yunadi sempat mengeluhkan soal jatah makan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini diungkapkannya di akhir persidangan, Kamis (12/4/2018).

Di antaranya, mantan kuasa hukum Setya Novanto ini protes soal menu sarapan yang dikonsumsinya yakni bubur kacang hijau.

"Bukan hanya soal obat kalau pagi kacang hijau diberi hanya satu sendok. Itu penyiksaan secara tidak langsung,” ujar Fredrich di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Baca: Tahanan di Rutan KPK Ditumpuk seperti Ikan Asin Kata Fredrich Yunadi, Minta Pindah ke Sini

Fredrich melanjutkan anggaran makanan di rutan KPK sebesar Rp 40 ribu.

Dia menilai angka itu tidak sesuai dengan yang ia dapatkan.

"Katanya satu hari jatah Rp 40 ribu, itu korupsi. Kita mau masukin makanan gak boleh, seminggu cuma diperbolehkan dua kali. Apa itu punya perikemanusiaan?” tegas Fredrich.

“Saya kan punya praduga tak bersalah tapi kami kaya narapidana,” lanjut Fredrich lagi.

Editor: Murhan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved