Secercah Kiprah (Biografi Hidupku) KH Husin Nafarin

Biografi seseorang ditulis mungkin saja agar orang itu kesohor, pencitraan kata orang di zaman now, tapi bagiku ada sesuatu yang lain

Secercah Kiprah (Biografi Hidupku) KH Husin Nafarin
banjarmasinpost.co.id/salmah
KH Husin Nafarin MA 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Secercah Kiprah, judul sebuah buku ditulis Nur Hidayatullah, Dosen Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo, Semarang. Ia menulis berpuluh buku ilmiah, termasuk biografi Idham Khalid, Dimensi Spiritual Negarawan Agamis (2016).

Ia orang banua (lahir di Banjarmasin, 30/8/1990) pernah mondok di PP Darul Hijrah Banjarbaru, juga di PP Rakha Amuntai (penulis sebagai ketua yayasan), sehingga aku diakuinya sebagai orangtua didiknya walaupun tidak pernah mengajarnya secara langsung.

Dalam tempo kurang lebih tiga bulan, ia merampungkan buku: Secercah Kiprah, Seorang Penumpang Kafilah Da’wah (70 Tahun Tuan Guru H Husin Naparin), 500 halaman lebih.

Aku setuju judul ini, mengingat banyaknya pelaku dakwah bagaikan kafilah yang terus bergerak di sepanjang masa; mengharungi padang pasir yang luas dan perjalanan yang sulit, walaupun nantinya harus pula mengharungi lautan, bahkan lintas udara.Nah, aku ikut menumpang di satu kafilah dan ikut berkiprah walaupun hanya secercah.

Buku ini bercerita bukan saja tentang aku, tetapi tentang tokoh yang membesarkan aku, tentang masjid, MUI dan sejumlah lembaga pendidikan khususnya PP Rakha Amuntai, Kalsel, dan Al-Azhar, Kairo, Mesir dan lain-lain.

Buku ini menjadi berbobot, antara lain karena diantar oleh sebuah prolog yang ditulis oleh Rektor UIN Antasari Banjarmasin, Prof H Mujiburrahman berjudul Ayahanda Husin Naparin Yang Kukenal; mendapat sambutan dari Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI, H Muhammad Tambrin, diperkaya oleh pandangan beberapa tokoh banua, antara lain:

Kepala Kantor Kemenag Prov Kalsel, H Noor Fahmi, Pemimpin Umum BPost Group, HG (P) Rusdi Effendi AR; Wakil Ketua STAI Al-Jami Banjarmasin, HAGazali, Direktur Utama PT Kaltrabu Indah, Hj Marwiyah Zumry, Prof KH Artani Hasbi (Guru Besar Filsafat Akhlaq UIN Syarif Hidayatullah), Prof H A Fahmy Arief (Guru Besar Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin), dan lain-lain.

Tentu yang mereka tulis itu yang baik-baik tentang aku, semoga semua itu merupakan wujud kebaikan yang Allah SWT anugerahkan kepadaku. Mereka tidak tahu tentang aib dan kekurangan diriku, semoga Allah SWT tutupi di dunia dengan ridha-Nya dan di akhirat dengan magfirah-Nya.

Sebenarnya aku tidak apa-apanya, apa yang pernah aku tulis hanyalah kutipan dari sana-sini seperti yang dikatakan oleh Ibnu Ruslan, seorang ulama, walam nastafid thuula ‘umrinaa siwaa an-jama’naa qiila wa qaaluu, artinya: “Kita tidak mendapatkan apa-apa sepanjang hidup kita, selain hanya mengumpulkan pendapat si pulan dan ujaran si anu.”

Biografi seseorang ditulis mungkin saja agar orang itu kesohor, pencitraan kata orang di zaman now, tapi bagiku ada sesuatu yang lain. Mudah-mudahan dengan membaca buku Secercah Kiprah ini, anak banua yang yatim papa seperti aku dan para orangtua yang hidup dalam kekurangan seperti ibuku, termotivasi untuk tidak menyerah kepada takdir tetapi bangkit, bangun dan berjuang, itulah “ikhtiar.” Minimal sadar bahwa ada orang lain yang bernasib sama.

Ikhtiar, diajarkan agama (Islam) kepada umatnya. Kepada mereka yang berikhtiar, Allah SWT akan memperlihatkan pertolongan-Nya dengan menganugerahkan al-Falah (sukses) yang diserukan di dalam azan dan iqamat setiap hari dan malam. Hayya ’alal-falah (mari meraih kemenangan).

Tapi, anak yatim-papa dan para orangtua yang hidup dalam kekurangan itu tidak mampu membeli buku Secercah Kiprah itu. Aku berharap ada failul-khair (donator) yang bersedia mencetaknya dan membagikan secara gratis kepada mereka. Biaya cetaknya, @ Rp 50.000, jika 1000 eks berarti lima puluh juta rupiah. (*)

Oleh: KH HUSIN NAPARIN
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalsel

Diterbitkan di harian Banjarmasin Post edisi cetak, Jumat (13/4/2018)

Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved