B Focus Banua Anam

BUMDesa Mart Mulai Bermunculan, Bagaimana Nasib Toko Milik Warga?

Disinggung kemungkinan keberadaan BUMDes Mart mematikan warung atau toko milik warga, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat

BUMDesa Mart Mulai Bermunculan, Bagaimana Nasib Toko Milik Warga?
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Disinggung kemungkinan keberadaan BUMDes Mart mematikan warung atau toko milik warga, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Tabalong, Arianto, menyatakan terkait hal itu sudah ada konsep yang harus dijalankan BUMDes Mart.

Di antaranya menerapkan harga grosir bagi pembeli yang tujuannya untuk berjualan lagi.

Jadi warga bisa membeli di BUMDes Mart untuk keperluan mengisi warungnya.

Sedangkan bagi pembeli untuk dipakai sendiri, harganya tidak jauh berbeda dibandingkan warung atau toko yang ada.

Baca: Pembunuhan Sadis Terapis Salon, Sahabat Bongkar Sosok Pelaku, Ternyata Mantan Korban

"Jadi dengan adanya BUMDes Mart yang harganya rasional, maka toko yang monopolistik pasti akan menurunkan harga juga, sehingga terciptalah persaingan sehat," jelas Arianto.

Lebih jauh dia menuturkan, dari 16 BUMDes Mart yang sudah berjalan, ada yang melakukan kerja sama dengan suplier dari Jakarta.

Hal itu turut mempengaruhi harga jual dan membantu masyarakat.

Baca: Heboh! Fadli Zon Nunggak Bayar Listrik Sampai 4 Juta, Loh Ditanya Malah Tertawa

Keberadaan BUMDes Mart yang dinilai tak mengganggu usaha milik warga setidaknya diakui Abung, yang warungnya hanya berjarak sekitar 50 meter dari BUMDes Mart Warukin, Desa Warukin di Kecamatan Tanta.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved