Gulat

Dispora Kalsel Adakan Penataran Pelatih Gulat, Ini Tujuannya

Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berbenah, menuju terwujudnya cita-cita banua menjadi tuan rumah penyelenggara

Dispora Kalsel Adakan Penataran Pelatih Gulat, Ini Tujuannya
istimewa
(Ilustrasi) Partai pembuka cabor gulat, Porprov Kalsel 2017, di Tabalong, Kamis (28/9/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berbenah, menuju terwujudnya cita-cita banua menjadi tuan rumah penyelenggara Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024.

Tidak hanya pembinaan atlet, pemerataan dan perbaikan kualitas pelatih tenaga keolahragaan juga terus diasah secara teori maupun praktek.

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel, saat ini menyelenggarakan penataran pelatih tenaga keolahragaan Kalsel, mengusung tema "Dengan Penataran Pelatih Tenaga Keolahragaan Kita Tingkatkan Kita Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Pelatih Olahraga Menuju PON 2020".

Baca: Alhamdulillah, Libur Lebaran 2018 Tambah 3 Hari, Cuti Bersama Idul Fitri 1439 H Total Jadi 10 Hari

Baca: Digantung pada 2006, Misteri Saddam Hussein Masih Terus Hidup, Beredar Video Jasadnya Masih Utuh

Baca: Pembunuh Terapis Cantik Ini Ternyata Tukang Parkir, Alasan Membunuhnya Pun Mengejutkan

Baca: Wow! THR Juga Gaji ke-13 PNS dan Pensiunan Tahun Ini Lebih Besar, Simak Jumlahnya

Sebanyak 40 peserta turut ambil bagian dalam penataran khusus cabor gulat, yang berlangsung di Amaris Hotel, Rabu (18/4/2018). Sebelumnya juga telah digelar penataran dua cabor lainnya, yakni tinju dan menembak.

Kasi Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Dispora Kalsel, Roy Wishnu Purnama menjelaskan, pada penataran ini diberikan materi standar kepelatihan pelatih sesuai program Menpora dan KONI Pusat.

"Selain teori, praktek juga dilaksanakan, untuk cabor gulat dilakukan di Sasana GOR Hasanuddin HM, Jumat (20/4/2018), sebelumnya tinju sudah digelar di Sasana Tinju Wisma Antasari, dan menembak di tempat latihan Perbakin Kalsel," terangnya kepada Banjarmasinpost.co.id

Dispora Kalsel menghadirkan pemateri dari luar negeri, yakni instruktur olahraga internasional, Aveenash Pandoo dari Mauritius.

Kemudian Ar Sadikin yang menjelaskan mengenai teori dan metodologi kepelatihan, Tri Irianto mengenai fisiologi kepelatihan, Maruful Kahri mengenai pertumbuhan gerak dan falsafah kepemimpinan olahraga, M Arsyad mengenai psikologi Ooahraga, dan Rahmadi mengenai perencanaan program pelatihan dasar.

Sementara itu, Kepala Dispora Kalsel, Zakly Asswan bertekad akan menambah lebih banyak cabor yang diberi penataran.

"Karena keterbatasan anggaran, kegiatan ini sementara baru diaplikasikan di tiga cabang unggulan di Kalsel. Kami berencana tahun depan mengusulkan lebih banyak cabor yang ditatar, khususnya peraih medali di PON," ujarnya.

Selain itu, ditambahkannya sasaran penataran juga akan diberikan kepada PPLP, dan Sentra binaan Dispora Kalsel maupun PPLPD kabupaten/kota se Kalsel, dan tidak menutup kemungkinan Kalsel mengajukan diri menjadi tuan rumah pelatihan nasional 2019 nanti. (Banjarmasinpost.co.id/Mariana)

Penulis: Mariana
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved