AS Serang Suriah

Terungkap, Posisi Arab Saudi Dalam Konflik Suriah, Minta Ini ke Amerika Serikat

Dilansir melalui AFP, Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir, Kerajaan Saudi mengungkapkan tengah berdiskusi dengan AS

Terungkap, Posisi Arab Saudi Dalam Konflik Suriah, Minta Ini ke Amerika Serikat
(AFP PHOTO/SANA/HANDOUT/STR)
Foto dirilis pada Sabtu (14/4/2018) di situs resmi kantor berita Suriah, SANA, menunjukkan serangan udara Sekutu di pinggiran Damaskus, Suriah. Amerika Serikat dan sekutunya, Perancis dan Inggris, melancarkan serangan ke Suriah sebagai respons terhadap dugaan serangan senjata kimia yang dilakukan Suriah di kota Douma pada 7 April lalu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RIYADH - Di manakah posisi Arab Saudi dalam konflik yang tengah berkecamuk di Suriah hingga berujung pada serangan oleh Amerika dan sekutunya?

Ternyata, Arab Saudi sudah sangat lama ingin ambil bagian dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di Suriah.

Caranya adalah dengan mengirim pasukan ke negara yang masuk dalam jazirah Arab itu.

Arab Saudi sudah menyampaikan keinginan untuk mengerahkan pasukan militernya ke Suriah sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kestabilan negara yang dilanda konflik tersebut.

Baca: Pilot Perempuan Ini Berhasil Mendaratkan Pesawat yang Mesinnya Sudah Meledak di Udara

Baca: Digantung pada 2006, Misteri Saddam Hussein Masih Terus Hidup, Beredar Video Jasadnya Masih Utuh

Baca: Ini Kronologi Pesta Seks Swinger Pasutri Tukar Pasangan yang Digerebek Polisi, Manajer Hotel Kecele

Dilansir melalui AFP, Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir, Kerajaan Saudi mengungkapkan tengah berdiskusi dengan AS terkait kemungkinan pengiriman pasukan tersebut.

"Kami sedang berdiskusi dengan AS tentang pengiriman pasukan ke Suriah dan kami sejak awak krisis di negara itu telah merencanakan hal tersebut," kata Jubeir dalam konferensi pers di Riyadh, Selasa (17/4/2018).

Jubeir menekankan bahwa proposal pengiriman pasukan ke Suriah bukan hal baru.
Pasalnya, Riyadh telah mengajukan proposal serupa pada pemerintahan AS sebelumnya di bawah Barack Obama.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved