Di Bulan Syaban Inilah, Rasulullah Menangis dan Memohon Ampunan bagi Umat Islam

RAJAB bulan Allah, Syaban bulanku dan Ramadan bulan umatku, sabda Nabi Muhammad SAW.

Di Bulan Syaban Inilah, Rasulullah Menangis dan Memohon Ampunan bagi Umat Islam
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - RAJAB bulan Allah, Syaban bulanku dan Ramadan bulan umatku, sabda Nabi Muhammad SAW.

Rajab disebut bulan Allah, karena disebutkan secara khusus Allah menunjukkan kekuasaan, keagungan dan kebesaran-Nya yang terukur oleh umat manusia.

"Keanggungan dan kebesaran Allah itu, antara lain karena Isra dan Miraj," kata anggota Majelis Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan, KH Tabrani Basri, Kamis (19/4/18).

Menurut dia, sampai sekarang fenomena Isra Miraj itu menjadi teka-teka besar kenapa bisa terjadi demikian.

Nah, Allah menunjukkan kekuasan-Nya.

Baca: Masjid Dibakar Belanda, Pemukul Beduk Besar Ini Masih Ada Hingga Sekarang

Sementara, Syaban itu merupakan bulan persiapan menghadapi Ramadan.

"Secara khusus dinyatakan oleh Nabi SAW, itu merupakan bulan-ku," kata Tabrani Basri.

Dipaparkan, saat memasuki bulan Syaban, Rasulullah bagaikan sudah masuk bulan Ramadan.

Siang harinya puasa, malamnya qiyamul hail (mendirikan salat malam).

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved