Ekonomi dan Bisnis

Hari Ini Rupiah Ditutup Melemah di Level Rp 13.893 per Dollar, Mata Uang Asia Juga Tertekan

Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mengalami pelemahan dan ditutup pada level Rp 13.893 per dollar AS di pasar spot hari ini.

Hari Ini Rupiah Ditutup Melemah di Level Rp 13.893 per Dollar, Mata Uang Asia Juga Tertekan
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
Pengunjung mengambil gambar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (13/3/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap  dollar AS mengalami pelemahan dan ditutup pada level Rp 13.893 per dollar AS di pasar spot hari ini.

VP Economist PT Bank Permata Tbk Josua Pardede menyebutkan, pelemahan rupiah pada hari ini disebabkan adanya pengaruh eksternal. Pelemahan rupiah dipengaruhi penguatan dollar AS terhadap seluruh mata uang utama.

Dollar AS pun menguat terhadap yen Jepang, euro, dan poundsterling. Kondisi ini memberikan tekanan pada nilai tukar mata uang Asia.

"Penguatan dollar AS terhadap mata uang dunia ditopang oleh kenaikan yield (imbal hasil) surat utang pemerintah AS bertenor 10 tahun sebesar 9 basis poin dalam 3 hari terakhir ini ke level 2,9 persen," kata Josua ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (20/4/2018).

Baca: Ribut-ribut Facebook Ditutup Lalu Diblokir 24 April, Ini Fakta Sesungguhnya

Seperti dikutip dari Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot hari ini ditutup melemah pada posisi Rp 13.893 per dollar AS.

Josua menjelaskan, kenaikan imbal hasil surat utang pemerintah AS dipengaruhi ekspektasi kenaikan inflasi AS yang mendekati level 2 persen. Ini seiring tren kenaikan harga minyak dunia. Ekspektasi kenaikan inflasi mendekati target inflasi bank sentral AS Federal Reserve tersebut mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga AS yang lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya apabila tren kenaikan harga minyak dunia terus berlangsung.

"Sentimen kenaikan suku bunga AS yang lebih agresif tersebut memberikan tekanan pada pasar keuangan regional di pasar saham dan obligasi yang pada akhirnya memicu keluarnya dana asing dari pasar negara berkembang," ujar Josua.

Baca: Ngeri! Ada Jasad Bocah Laki-laki di Dalam Perut Buaya saat Dibelah, Begini Kondisinya

Sepanjang hari ini, rupiah bergerak pada kisaran Rp 13.768 hingga Rp 13.901 per dollar AS, menurut data Bloomberg. Adapun pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya, rupiah bertengger pada posisi Rp 13.785 per dollar AS.

(Penulis : Sakina Rakhma Diah Setiawan/KOMPAS)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rupiah Tembus Rp 13.800 Per Dollar AS, Ini Penyebabnya"


Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved