Berita Nasional

PKB dan PPP Saling Sindir Soal Cawapres Jokowi, Muhaimin Iskandar: Semua Punya Rencana

Muhaimin Iskandar mengatakan rencana partai mengusung dirinya bersanding dengan Joko Widodo di Pilpres 2019

PKB dan PPP Saling Sindir Soal Cawapres Jokowi, Muhaimin Iskandar: Semua Punya Rencana
surya/bobby constantine koloway
Ketua Umum DPP PKB H A Muhaimin Iskandar saat acara Konsolidasi DPW PKB Jatim di Surabaya, Jumat (16/2/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sesama partai koalisi pendukung pemerintah PKB dan PPP saling singgung soal pengajuan nama calon wakil presiden (Cawapres) yang akan mendampingi Presiden Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) lewat Ketua Umumnya, Muhaimin Iskandar mengatakan rencana partai mengusung dirinya bersanding dengan Joko Widodo di Pilpres 2019 merupakan rencana yang memang sudah dipersiapkan.

"Masing-masing punya hak untuk menjalankan demokrasi yang cerdas, sehat, dan bersaing dengan baik," ujar Cak Imin saat ditemui tribunnews di Penjaringan, Jakarta Utara pada Kamis (19/4/2018).

Hal itu disampaikan ketika menanggapi sindiran dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terkait PKB yang sudah "pede" mengusung cawapresnya padahal pihak yang disandingkan yaitu Joko Widodo belum memutuskan apapun.

Baca: Ribut-ribut Facebook Ditutup Lalu Diblokir 24 April, Ini Fakta Sesungguhnya

Baca: Mantan Agen CIA Ini Mengaku Malu Sejak Penggulingan Saddam Hussein di Irak

"Masing-masing punya rencana, ini kan rencana Partai PKB yang memang sudah kita siapkan," jelas Cak Imin.

Cak Imin menambahkan, deklarasi dirinya maju sebagai cawapres menemani Jokowi, tidak hanya akan menambah elektabilitas dari Jokowi, melainkan juga dalam konteks mempersiapkan pemerintahan yang mencakup segala aspek.

"Ini juga dalam rangka menyiapkan pemerintahan yang memiliki daya dukung masyarakat yang kuat, tradisi yang kokoh, Nahdlatul Ulama yang besar, pesantren yang merata di segala penjuru, dimana semua itu harus menjadi bagian dari pemerintahan pada 2019 - 2024," tambah Ketum PKB itu.

Muhaimin Iskandar turut menanggapi l isu dirinya dipasangkan dengan Gatot Nurmantyo yang disinyalir maju sebagai capres,

"Saya ngga tau itu siapa (yang menyandingkan), biarkan saja wong saya tidak pernah dihubungin dan diajak, bisa saja itu positif, bisa juga negatif, untuk memprovokasi kita," paparnya kepada wartawan.

Sebelumnya PKB dan Muhaimin Iskandar mengatakan siap maju sebagai cawapres mendampingi Joko Widodo dalam Pilpres 2019 mendatang dengan membentuk kampanye "JOIN" Jokowi-Cak Imin, dan posko Cinta (Cak Imin Untuk Indonesia).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Disindir PPP, Muhaimin Iskandar: Semua Punya Rencana,

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved