Berita Banjarmasin

Saresehan Industri Maritim, Sinergi Tiga Pihak Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia

Saresehan peran pendidikan dan industri maritim dalam mendukung perekonomian Kalsel

Saresehan Industri Maritim, Sinergi Tiga Pihak Wujudkan Indonesia Poros Maritim Dunia
banjarmasinpost.co.id/edi nugroho
SARASEHAN peran pendidikan dan industri maritim dalam mendukung perekonomian Kalsel, di kampus Poliban Banjarmasin, Senin (23/4/18). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saresehan peran pendidikan dan industri maritim dalam mendukung perekonomian Kalsel, merupakan langkah atau pertemuan awal untuk ke depan bisa mensinegikan dunia industri di provinsi ini, pendidikan tinggi dan sekolah menegah kejuruan, untuk menjadikan daerah ini sebagai salah satu poros maritim dunia.

"Tujuan sarasehan ini agar ke depan dengan sinergi tiga pihak, yakni industri, perguruan tinggi dan SMK, bisa membantu mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia seperti yang digagas Presiden RI Joko  Widodo," kata Rudy Haryono, Ketua Dies Natalis ke-21 Politeknik Negeri (Poliban) Banjarmasin usai sarasehan peran pendidikan dan industri maritim dalam mendukung perekonomian Kalsel, di kampus setempat, Senin (23/4/18).

Hadir dalam sarasehan ini diikuti sekitar 125 peserta dari pihak Bank Kalsel, Bank Mandiri, Dinas Perindustrian Provinisi Kalsel, perusahaan asuransi, galangan kapal, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, BKI dan SMKN 5 Banjarmasin, mahasiswa dan dosen Poliban serta pihak PT Pelayaran Dutabahari Menara Line (DML) dan Hempel.

Baca: Live TV One! LIVE STREAMING Persis Solo vs Semen Padang Liga 2 di TVOne Malam Ini 19.30 WIB

Diakui Rudi, saat ini tenaga kerja Kalsel masih perlu ditingkatkan untuk untuk segi kompetitifnya. Keberadaan perguruan tinggi dan SMK perlu mendapat dukungan penuh dari dunia industri maritim.

"Selain itu, materi perkuliahan pun perlu dipertajam dan diperkuat untuk bisa menyesuaikan kebutuhan Industri," kata Rudi.

Dijelaskannya, sarasehan peran pendidikan dan industri maritim dalam mendukung perekonomian Kalsel ini hanya pertemuan awal saja. Ke depan, perlu ada pertemuan-pertemuan lanjutan untuk lebih kongkret mensinergikan dunia industri maritim, perguruan tinggi dan SMK.

Dipaparkannya, pihak Poliban Banjamasin sendiri sudah melakukan kerjasama kongkret selama ini dengan pihak industri maritim, seperti melibatkan mereka dalam pembuatan kurikulum. Hanya saja, saat ini pertemuan-pertemuan pihak perguruan tinggi dan dunia industri intensitasnya masih kurang.

"Kita akan terus menyamakan persepsi antara perguruan tinggi, industri dan SMK untuk mewujudkan dunia dunia maritim yang kokoh dan tangguh," katanya. (banjarmasinpost.co.id/ogi).

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved