Kalsel Bergerak
Bambang Heri Sebut Kalsel Paling Serius Jadi Tuan Rumah PON 2024
Kalimantan selatan telah berjuang semaksimal mungkin untuk memboyong PON Ke XXI Tahun 2024 ke banua.
Penulis: Milna Sari | Editor: Murhan
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kalimantan selatan telah berjuang semaksimal mungkin untuk memboyong PON Ke XXI Tahun 2024 ke banua. Segala upaya telah dilakukan dari menyiapkan sarana dan prasrana, meminta dukungan KONI se Indonesia serta memberikan transportasi gratis menuju venue pertandingan kepada para atlet.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor usai Musyawarah Nasional Olahraga (Musornaslub) dan Rakernas KONI Pusat Tahun 2018 yang bertempat di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (24/04/2018).
Sikap adil dan menghormati yang ditunjukan Kalsel telah sejalan dengan apa yang disampaikan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Mulyana.
"Kita harus mempunyai jiwa besar dalam menerima hasil apapun dalam pemilihan, termasuk voting ini. tidak boleh saling sikut sebab ini adalah hajatnya bangsa," ucapnya.
Dalam paparan Gubernur, keinginan kalsel menjadi tuan rumah PON memiliki perjalanan panjang, keinginan itu bukan hanya keinginan gubernur semata, tetapi keinginan seluruh masyarakat kalsel yang dituangkan dalam RPJMD Kalsel 2016-2021 melalui peraturan daerah.
"Kalsel menjadi tuan rumah PON merupakan visi misi pembangunan kalsel tahun 2016-2021. Sebuah komitmen yang tertuang dalam dokumen resmi yang menjadi prioritas pembangunan," sebutnya.
Gubernur menjelaskan, posisi Kalsel dalam NKRI yang terletak di tengah-tnagh yang mudah di jangkau oleh seluruh provinsi indonesia. Menuju ke Kalsel dari provinsi manapun sangatlah mudah. Ditambah lagi bandara Syamsudin Noor saat ini tengah dibangun dengan taraf internasional.
Pria yang kerap disapa Paman Birin itu mengatakan, Kalsel menjadi provinsi di indoensia yang teraman. Jauh dari bencana gempa dan tsunami. Provinsi yang senantiasa dalam lindungan Allah, anugerah ini tak ternilai harganya. Selain itu suasana yang kondusif juga mewarnai Kalimantan Selatan karena toleransi masyarakatnya sangat tinggi.
Kemudian, Kalimantan Selatan menjadi satu - satunya provinsi yang mengajukan diri tanpa rekanan. Sedangkan dua kandidat lainnya, merupakan gabungan dari dua provinsi berdekatan yakni provinsi Nangroe Aceh Darussalam bersama Sumatera Utara, dan provinsi Bali bersama Nusa Tenggara Barat.
"Dengan satu provinsi menjadi nilai plus bagi Kalsel karena lebih dimudahkan dalam koordinasi, transportasi, menciptakan efisiensi bagi KONI Pusat dan maupun koni dari provinsi, konstentrasi pun akan terfokus pada suatu daerah," katanya.
Dirinya telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh peserta baik peserta PON maupun PEPARNAS. Seluruh atlet peserta pon dan peparnas akan kami fasilitasi gratis konsumsi, gratis akomodasi, gratis transportasi dari hotel menuju venue, gratis memasuki tempat wisata.
"Kita mempunyai banyak tempat wisata, ada air terjun, ada pantai yang sangat indah, namanya pantai samber gelap,"ujarnya.
Berdasarkan voting yang dilakukan oleh KONI se indonesia Aceh dan Sumut memperoleh suara sebanyak 24, disusul Bali dan Nusa Tenggara Barat dengan suara 8, dan Kalsel dengan meraih 2 suara.
Hasil voting pada Musornaslub kali ini akan direkomendasikan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk diajukan kepada Presiden Republik Indonesia.
Sementara itu Ketua KONI Kalsel Bambang Heri Purnama mengatakan, Kalimantan Selatan memiliki komitmen yang sangat kuat jika dibandingkan dengan kandidat lainya.
Hal itu dibuktikan dengan satu-satunya Gubernur yang hadir di acara Musornaslub ini hanyalah Gubernur Kalsel. "Kita bisa menyaksikan sendiri hanya Gubernur Kalsel yang hadir di sini dan memaparkan kesiapan Kalsel. Itu tanda keseriusan dari Kalsel," sebutnya. (aol/*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/tuan-rumah-pon-2024_20180424_200837.jpg)