Kartini Kartini Cantik Banua

Kakak Pertama, Hisan Pernah Raih Beasiswa ke Mesir, Bakat Isi Rubrik Tausiyah Ramadan

"Alhamdulillaah setelah di Mesir, saat tingkat 2 atau semester 3 mendapat beasiswa di Mesir"

Kakak Pertama, Hisan Pernah Raih Beasiswa ke Mesir, Bakat Isi Rubrik Tausiyah Ramadan
Istimewa
Khairatun Hisan LC, MSi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mungkin buah tak jauh dari pohonnya. Itu tampaknya tergambar dari Khairatun Hisan LC, MSi, sang kakak tertua dari tiga bersaudara ini bahkan usai lulus Aliyah langsung bersekolah menuntut ilmu di kampus Al-Azhar Kairo.

"Alhamdulillaah setelah di Mesir, saat tingkat 2 atau semester 3 mendapat beasiswa di Mesir dari Majelis A’la dan dapat tinggal di Asrama Jam’iyah Baladi Al-Mahrusah di Daerah Muqattam-Kairo Mesir hingga lulus," papar gadis ramah ini kelahiran 25 Nopember 1988 .

Menurutnya usai lulus ia sempat pulang ke Banjarmasin senentar kemudian langsung berangkat lagi ke Jogjakarta. Dimana awalnya untuk menemani sang adik ke 2 kuliah di UGM, dan ia mamfaatkan waktu denfan kuliah S2 di kampus UII.

Baca: Masih Muda dan Anggun, Tiga Bersaudari Asal Banjarmasin Ini Penerus Perjuangan RA Kartini

Baca: Hasil Bayern Munchen vs Real Madrid di Semifinal Liga Champions, Ronaldo Cs Raih Poin Penuh

Baca: Amerika Mau Serang Indonesia? 6 Faktor Tak Terduga Ini yang Ditakutkan Donald Trump

Tiga saudara yakni Khairatun Hisan LC, MSi , Uswatun Hasanah SH M,Kn, serta Fatimah Azzahra S,Kep, Ns, MARS
Tiga saudara yakni Khairatun Hisan LC, MSi , Uswatun Hasanah SH M,Kn, serta Fatimah Azzahra S,Kep, Ns, MARS (Istimewa)

" Alhamdulillaah setelah mereka melihat IPK waktu S1, kembali Allah kemudahan untuk kuliah. Saya mendapat kortingan biaya kuliah dan itu sangaat membantu dan menyemangati saya kuliah hingga selesai," jelasnya.

Menurutnya, Selesai megister di UII sempat balik ke Banjarmasin dan mengabdikan diri mengajar jadi asisten dosen di kampus IAIN Antasari sekitar satu semester. Sadar ilmu masih sedikit ia pun kembali menempuh pendidikan saat ini melanjutkan kuliah S3 dengan ijin orang tua.

"Sangat bersyukur kembali ortu sangat mendukung kemauan itu, mereka berpikiran anak perempuan wajib pintar, cerdas,dan punya wawasan luas tidak boleh bodoh. Karena Rasulullah saw bersabda yang maknanya “perempuan itu adalah tiang negara, apabila perempuan itu baik, cerdas, dan sholehah maka akan baik lah negara itu” paparnya mengutip perkataan sang ibu yang juga seorang ustazah.

Saat ini dirinya sedang menulis Disertasi Doctoral Program S3 Univertitas Trisakti. Jurusan Economic and Finance (IEF). Kesibukannya sendiri saat ini sedang shotoing untuk mengusi acara tausiyah Ramadan di satu TV swasta llokal.(BANJARMASINPOST.CO.ID/Irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved