Berita Kalteng

Merasa Dicurangi, Sejumlah Calon Komisioner KPU yang Tak Lolos Laporkan KPU-RI

Bukan hanya itu mereka juga mengadu ke lembaga DPRD Kalteng untuk ikut melakukan pengawasan terhadap seleksi calon Anggota KPU

Merasa Dicurangi, Sejumlah Calon Komisioner KPU yang Tak Lolos Laporkan KPU-RI
faturahman
Sepmi Wawalma, salah satu calon komisioner KPU Kalteng gagal lolos, yang mengadukan Timsel KPU Kalteng ke KPU RI dan Dewan Kalteng, Jumat (27/4/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Sejumlah calon Komisioner KPU Kalteng yang tidak lolos dalam seleksi sebagai Komisioner KPU Kalteng, Jumat (27/4/2018) melaporkan dugaan kecurangan yang dilakukan Tim Seleksi KPU Kalteng ke KPU-RI.

Bukan hanya itu mereka juga mengadu ke lembaga DPRD Kalteng untuk ikut melakukan pengawasan terhadap seleksi calon Anggota KPU Kalteng yang menurut calon komisioner yang gagal saat seleksi psikologis gagal untuk ikut tes selanjutnya.

Tim seleksi Komisioner KPU Kalteng telah merekomendasikan sebanyak sepuluh orang calon ke KPU RI untuk mengikuti tahap akhir yang dilakukan oleh KPU RI, dalam menentukan Komisioner KPU Kalteng kedepan.

Soal dugaan kecurangan yang ditujukan pada Timsel KPU Kalteng sudah ditegaskan Ketua Timsel Anggota KPU Kalteng, Hj Hamdanah, bahwa semua yang telah mereka lakukan, karena sudah sesuai prosedur dan siap untuk mempertangungjawabkanya.

Sementara itu, salah satu calon Komisioner KPU Kalteng, Sepmi Wawalma, bersama rekan-rekannya melaporkan dugaan kecurangan atau tidak sesuai dengan prosedur yang tetapkan sesuai aturan KPU RI, tetapi dilanggar oleh Timsel KPU yang rata-rata adalah akademisi senior.

Dugaan kecurangan itu diantaranya ada nama-nama yang nilainya dibawah standar bisa lolos, sehingga rekomendaai calon yang lolos dalam tea psikologis yang sesuai aturan hanya 14 orang, malah diloloskan 21 orang.

"Cilakanya, ada 3 nama dari yang selayaknya tidak lolos psikotes malah lolos sepuluh besar dan saat ini nama-nama mereka sudah diusulkan ke KPU RI agar bisa dipilih sebagai komisioner KPU Kalteng mendatang, kami tidak terima ini, karena tidak prosedural," ujar Mantan Komisoner KPU Bidang Hukum ini. (www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved