May Day 2018

Asal-usul Peringatan Hari Buruh Atau May Day : Bermula dari Tuntutan 8 Jam Kerja

Setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh atau secara internasional disebut May Day.

Asal-usul Peringatan Hari Buruh Atau May Day : Bermula dari Tuntutan 8 Jam Kerja
banjarmasinpost.co.id/huda
(Ilustrasi) Puluhan hingga ratusan buruh yang kumpul di depan kantor gubernur di Jalan Jendral Sudirman, Banjarmasin, (1/5/2017) longmarch ke arah depan kantor wali kota Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Setiap tanggal 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh atau secara internasional disebut May Day.

Di Indonesia, Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei  dijadikan hari libur nasional.

Dikutip dari Wikipedia, Hari Buruh atau May Day ini adalah sebuah hari libur (di beberapa negara) tahunan yang berawal dari usaha gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.

Hari Buruh atau May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial.

Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat.

Baca: Live Indosiar! LIVE STREAMING Persela vs PSMS Liga 1 2018 Malam Ini di Indosiar Vidio.com

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) RCTI Manchester United vs Arsenal Malam Ini, Liga Inggris Pekan 36

Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.

Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi pada tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers.

Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya.

Halaman
123
Penulis: Ernawati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved