May Day 2018

May Day Atau Hari Buruh : Kisah Perjalanan Panjang Perjuangan Pekerja Indonesia dari Tahun ke Tahun

Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day selalu dikonotasikan dengan

May Day Atau Hari Buruh : Kisah Perjalanan Panjang Perjuangan Pekerja Indonesia dari Tahun ke Tahun
tribunnews.com
(Ilustrasi) Anggota Brimob Polri yang mengamankan aksi demo buruh, di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (1/5/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Indonesia pada tahun 1920 juga mulai memperingati Hari Buruh atau May Day pada tanggal 1 Mei ini.

Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi.

Ini disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis yang sejak kejadian G30S pada 1965 ditabukan di Indonesia.

Semasa Soeharto berkuasa, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversif, karena May Day selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis.

Baca: Asal-usul Peringatan Hari Buruh Atau May Day : Bermula dari Tuntutan 8 Jam Kerja

Baca: Live Indosiar! LIVE STREAMING Persela vs PSMS Liga 1 2018 Malam Ini di Indosiar Vidio.com

Konotasi ini jelas tidak pas, karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut ideologi nonkomunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Labour Day dan menjadikannya sebagai hari libur nasional.

Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.

Kekhawatiran bahwa gerakan massa buruh yang dimobilisasi setiap tanggal 1 Mei membuahkan kerusuhan, ternyata tidak pernah terbukti.

Sejak peringatan May Day tahun 1999 hingga 2006 tidak pernah ada tindakan destruktif yang dilakukan oleh gerakan massa buruh yang masuk kategori "membahayakan ketertiban umum".
Yang terjadi malahan tindakan represif aparat keamanan terhadap kaum buruh, karena mereka masih berpedoman pada paradigma lama yang menganggap peringatan May Day adalah subversif dan didalangi gerakan komunis.

Halaman
1234
Penulis: Ernawati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved