Insight

Ustadzah Khairatun Hisan: Puasa Nisfu Syaban, Isi Waktu Dengan Kegiatan Bermanfaat

Amalan di hari ke 15 bulan Syaban yaitu berpuasa, hakikatnya ketika kita berpuasa di isi dengan hal yang bermanfaat.

Ustadzah Khairatun Hisan: Puasa Nisfu Syaban, Isi Waktu Dengan Kegiatan Bermanfaat
istimewa
Ustadzah Khairatun Hisan, Lc, MSI 

BANJARMASINPOST.CO.ID,BANJARMASIN - Hari ini kita menjalani pusa nisfu syaban dan tak terasa kita akan memasuki bulan Ramadan yaitu bulan yang kita tunggu-tunggu kedatangannya. Di bulan penuh magfiroh ini tentunya banyak pahala yang akan kita dapat jika menjalaninya dengan bersungguh-sungguh dan penuh keiklasan.

Ustadzah muda Banua Khairatun Hisan, Lc, MSI saat berbincang dengan Insight menuturkan sebagaimana dalam Hadist Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda ada 5 perkara yang dapat membatalkan pahala puasa yaitu: Pertama berbohong, kedua ghibah / gosib, ketiga mengadu domba (memprovokasi orang untuk berkelahi), keempat memandang lawan jenis dengan syahwat, serta kelima bersumpah palsu.

Dan untuk amalan di hari ke 15 bulan Sya’ban yaitu berpuasa, hakikatnya ketika kita berpuasa alangkah baiknya di isi dengan hal yang bermanfaat. Seperti meneruskan amalan yang belum selesai ketika di malam nisfu syaban itu, qira’ah dan tilawatil qur’an, berdzikir, bersholawat, berinfaq, bersedekah, dan amal-amal sholeh lainnya.

Baca: Ini Doa Berbuka Puasa Sunah Nisfu Syaban Lengkap Dalam Bahasa Arab dan Indonesia Beserta Artinya

"Sedangkan jika di hari tersebut ia harus bekerja, maka diniatkan bekerjanya untuk menunjang beribadah kepada Allah SWT sehingga pekerjaannya mendapat pahala ibadah juga," tuturnya.

Ketiga, keutamaan malam nisfu sya’ban itu sangat istimewa. Banyak Hadist yang meriwayatkan mengenai keutaman malam nisfu sya’ban, di antara hadist yang menyerukan untuk menghidupkan malam nisfu sya’ban dengan beramal ibadah.

Karena di malam tersebut Allah SWT membukakan 300 pintu rahmah-Nya (kasih sayang) dan 300 pintu maghfirah-Nya (pengampunan dosa).

Tentu keutamaan ini hanya di dapat bagi org yang meminta, dan memohon kepada Allah SWT. Sebab itu malam nisfu syaban ini dinamai juga dengan malam bara’ah atau malam itqu minannar yang artinya pada malam kebebasan dari siksa api neraka, dan malam nisfu syaban di sebut juga malam maghfirah artinya malam pengampunan dosa.

Baca: Ini yang Harus Dilakukan Jika Lupa Niat Puasa Sunat Nisfu Syaban pada Malam Hari

Adapun beberapa amalan yang dirangkumkan oleh beberapa ulama untuk mempermudah kita beramalan di malam nisfu syaban hingga selesai, di antaranya yang dijelaskan oleh Syeikh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampaian) dalam buku beliau.

"“Parukunan” beliau menjelaskan bahwasanya di malam tersebut di anjurkan untuk sholat Tasbih dan sholat Hajat, demikian juga disampaikan oleh Syeikh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul)," tuturnya.

Beberapa amalan lainnya yang dirangkumkan para ulama juga di anjurkan untuk membaca surat Yasin 3x setelah sholat magrib, dengan diniatkan masing-masing dengan 3 niat yaitu

1). Minta diampunkan segala dosa diri sendiri dan ortu serta kaum muslimin dan muslimat, kemudian minta dipanjangkan umur dengan penuh ketaatan kepada Allah dan kuat iman .

2). Minta dilindungi dari segala bala baik berupa penyakit badan, hati, dan segala kesusahan hidup. Serta meminya dikabulkan segala hajat, baik dunia dan akhirat.

3). Meminta dibersihkan hati, serta selalu merasa cukup (dikayakan hatinya), dan meminta khusnul khatimah (akhir hidup yang baik.(BANJARMASINPOST.CO.ID/Irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved