Breaking News:

Berita Kalteng

Hii Ngeri! Binatang Buas Berkeliaran di Lokasi Banjir Palangkaraya, Warga Temukan Piton 4 Meter

Kondisi air sungai Kahayan Palangkaraya, hingga, Rabu (2/5/2018) masih cukup tinggi, bahkan ada kecendrungan naik

Penulis: Fathurahman | Editor: Didik Triomarsidi
Istimewa
Ular piton yang ditangkap warga di lokasi banjir Palangkaraya, Kalteng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Banjir yang melanda Palangkaraya, Kalimantan Tengah belum ada tanda-tanda penurunan, bahkan berdasarkan prakiraan cuaca, kemungkinan hujan lebat akan mengguyur Palangkaraya.

Kondisi air sungai Kahayan Palangkaraya, hingga, Rabu (2/5/2018) masih cukup tinggi, bahkan ada kecendrungan naik jika hujan mengguyur kota cantik hari ini.

Beberapa warga yang masih tinggal di lokasi banjir masih merasa waswas, dengan konisi rumah mereka, karena dikhawatirkan adanya serangan binatang buas yang masuk rumah mereka.

Baca: Dulu Pamer Gepokan Uang dan Zakat Rp 1,3 Miliar, Kini Syekh Puji Berubah 360 Derajat!

Baca: Foto Syur Lucinta Luna Bersama Andrew Andika Beredar dan Viral, Tanggapan Andrew Seperti Ini

Baca: 15 Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Cocok untuk Facebook, Twitter & Instagram

Baca: Hardiknas Tercemar, Pak Guru Ini Diciduk di Hotel, Mantan Muridnya Menangis di Atas Ranjang

Baca: Terekam CCTV, Pria Ini Dorong Motor Scoopy Lalu Membawanya Kabur, Lihat Videonya

Bahkan, warga Jalan Sakan VIII sempat dibuat heboh dengan adanya binatang buas berupa ular Piton atau ular sawa dengan panjang empat meter lebih ditemukan di samping rumah warga, yang dilanda banjir Senin (1/5/2018) sekitar pukul 19:00 WIB.

Kondisi terakhir di loksi banjir di Palangkaraya.
Kondisi terakhir di loksi banjir di Palangkaraya. (faturahman)

Ular tersebut akhirnya ditangkap warga secara ramai-ramai dan mengamankannya, namun kondisi banjir masih menjadi ancaman serangan binatang buas yang bisa saja masuk rumah warga.

Petugas, pun berupaya melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terendam untuk dilajukan evakuasi dari lokasi banjir dengan menyiapkan perahu karet dan jukung agar sementara agar aman dari banjir.

"Kami cukup terbantu dengan adanya tim relawan yang bisa menolong kami untuk evakuasi.Karena dalam kondisi seperti ini memang diperlukan adanya perahu karet atau jukung untuk mengantarkan kami," ujarnya Supri, warga Mendawai Palangkaraya yang rumahnya terendam banjir. (www.banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved