Berita Banjarmasin

Tanggapi Keluhan Peserta, Kabid Pelayanan BPJS Sarankan Ini

Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Henny, di acara peringatan Hari Buruh

Editor: Eka Dinayanti
BPost Cetak
bpost 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Henny, di acara peringatan Hari Buruh di Balai Kota, menegaskan, pihaknya juga terus mendorong agar rumah sakit selalu melengkapi dan memperbanyak jumlah kamar dan ruangan.

Mengingat, peserta BPJS di Kalsel sudah hampir 50 persen dari total penduduk.

"Kami sudah dorong rumah sakit itu melengkapi kamar," bebernya di hadapan para peserta aksi peringatan Hari Buruh.

Baca: Kumpulan Meme Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 yang Tersebar di Dunia Maya

Baca: Terkait Kebocoran Data, Pendiri Whatsapp Umumkan Pengunduran Dirinya, #deleteFacebook

Ditambahkan Henny, kabar dari Wakil Wali Kota hermansyah yang menyatakan RSUD Sultan Suriansyah dibuka pada 2019, merupakan angin segar.

Ini merupakan upaya Pemko Banjarmasin mengurangi peserta BPJS Kesehatan yang telantar di rumah sakit milik provinsi.

Baca: Niat dan Bacaan Qadha atau Ganti Puasa Ramadan dan Buka Puasanya Dalam Bahasa Arab dan Latin

"Keluhan Pak Aminullah, Ketua PUK SPSI PT Tanjung Raya, bisa mengeluh lewat HRD dan menyampaikan ke kami. Kami akan bantu koordinasikan dengan rumah sakit," janjinya.

Dikatakannya, sesuai regulasi di Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), jika ruangan rumah sakit penuh, maka rumah sakit wajib merujuk ke rumah sakit lain sesuai kelas rawat inap di rumah sakit asal yang ruangannya kosong.

"Pak Aminullah, jika mengadu, ke Bagian Pengaduan Rumah Sakit," pintanya.

Baca: 15 Ucapan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Cocok untuk Facebook, Twitter & Instagram

Menurutnya, jika ada petugas rumah sakit menyampaikan ruangannya penuh itu oknum.

Ada beberapa anggota BPJS Kesehatan yang mengeluh, harus memberi uang ke oknum agar diberi ruangan.

"Tapi itu oknum saja. Jika ada kendala, sampaikan ke kami. Selama tak ada pengaduan, maka program JKN akan berjalan baik-baik saja," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved