Dugaan Penistaan Pancasila

Status Tersangka Habib Rizieq Gugur, Penyidikan Kasus Penistaan Pancasila Dihentikan Sejak Februari

Polda Jabar menyatakan kasus Habib Rizieq tersebut tidak cukup bukti. Kasu Habib Rizieq Shibab di SP3

Editor: Royan Naimi
kompas.com
Pimpinan Front Pembela Islam, Rizieq Shihab tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/1/2017). Rizieq diperiksa oleh Subdirekorat Fiskal, Moneter, dan Devisa Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, terkait ucapannya soal gambar palu arit di logo Bank Indonesia dalam lembaran uang rupiah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kasus dugaan pencemaran nama baik dan penistaan Pancasila dengan tersangka Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab telah dihentikan penyidikannya. Polda Jabar sudah menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) sejak Februari 2018.

Polda Jabar menyatakan kasus Habib Rizieq tersebut tidak cukup bukti. "Iya dihentikan, tidak cukup bukti," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana kepada Kompas.com melalui pesan singkatnya, Jumat (4/5/2018).

Kabid Humas Polda Jabar AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penyidik tim DitKrimum Polda Jabar telah menghentikan kasus Habib Rizieq tersebut pada Februari 2018 akhir.

Serangkaian penyidikan, sambung Trunoyudo, telah dilakukan. Hasilnya menunjukkan, kasus Habib Rzieq  tidak kuat bukti.

Baca: Habib Rizieq Shihab Bebas dari Kasus Penistaan Pancasila, Ini Alasan Polda Jabar Beri SP3

Baca: Pasangan Cagub-Cawagub Jawa Barat Ini Temui Habib Rizieq di Makkah, Dapatkan Pesan Ini

"Penyidikan sudah dilakukan oleh tim penyidik namun sejauh ini kurang cukup bukti untuk ditindaklanjuti dalam proses penyidikan," kata Trunoyudo di hubungi terpisah.

Menurutnya, bukti-bukti yang kurang dalam kasus Habib Rizieq ini terkait unsur pasal 154a KUHP.

"Bukti untuk terkait unsur pasal 154a KUHPidana, guna memenuhi unsur perbuatan TP," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus ini muncul karena ada laporan dari Sukmawati Soekarnoputri pada 27 Oktober 2016. Sukmawati Soekarnoputri mengaku tidak terima terhadap pernyataan Rizieq yang ia anggap telah melecehkan Pancasila.

Baca: Kronologi Pertemuan Tim 11 Alumni 212 dengan Presiden Jokowi, Ternyata Awalnya Terkait Habib Rizieq

Pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Pawiro, mengatakan, Polda Jabar telah menerbitkan SP3.

"Beberapa waktu lalu sudah di-SP3. Sudah keluar SP3," katanya di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (4/5/2018).

Menurut Sugito, Polda Jabar menerbitkan SP3 untuk Rizieq Shihab karena tak menemukan bukti yang cukup untuk menjebloskannya ke penjara.

"Jadi karena tak memenuhi unsur, dan tak ditemukannya mens rea dari beberapa keterangan saksi dan ahli," kata Sugito. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tidak Cukup Bukti, Kasus Rizieq Shihab Dihentikan Sejak Februari

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved