Penyelundupan Pupuk Ilegal

Tercium Aparat, Ribuan Ton Pupuk Ilegal Gagal Terkirim ke Pulangpisau, Diduga Berasal dari Sini

Ribuan Ton Pupuk diduga berasal dari Cina gagal terkirim ke Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Jumat (4/5) sore.

Tercium Aparat, Ribuan Ton Pupuk Ilegal Gagal Terkirim ke Pulangpisau, Diduga Berasal dari Sini
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ribuan Ton Pupuk diduga berasal dari Cina gagal terkirim ke Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Jumat (4/5) sore.

Kapal kargo Toyo Maru yang mengangkut ribuan ton pupuk asal Cina ditahan jajaran Korem 101 Banjarnasin, di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Aparat menduga ribuan ton pupuk tersebut ilegal karena tidak ada tercantum tulisan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Pengamatan BPost di lapangan, pupuk yang dimuat dalam ratusan karung tersebut sebagian besar tanpa ada merek, sebagian ada label berlogo China.

Baca: Ngaku Go Internasiaonal, Harga Baju Lucinta Luna Bikin Heboh! Baju Murah, Sombongnya Parah

Baca: Beredar, Foto Mirip Anies Baswedan Tidur di Kabin Pesawat Penerbangan First Class

Baca: Bersama Iblis Menjemput, Pevita Pearce Mengaku Sudah Keluar dari Zona Nyaman

Warna pupuk cokelat dan sebagian hitam dan putih.

Petugas gabungan dari Korem 101 Ant dan Polresta Banjarmasin memindahkan ribuan ton pupuk tesebut di gudang Pelabuhan Trisakti.
Polisi masih mendalami apakah ada dugaan adanya penyelewengan pupuk tanpa merek tersebut.

"Sementara statusnya kami amankan di gudang penyimpanan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, sambil menunggu proses dari Bea dan Cukai," kata Kapolsek KPL, Kompol Susilowati.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved