Rusuh di Rutan Brimob

Setelah Operasi Serbuan, 10 Sisa Napi Teroris di Mako Brimob Akhirnya Menyerah

"Tadi kita saksikan bunyi tembakan, bom, granat air mata dan penyisiran dengan cara-cara yang dilakukan"

Editor: Didik Triomarsidi
kompas.com
Kepala BIN Budi Gunawan, Menko Polhukam Wiranto dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam jumpa pers terkait kerusuhan di Mako Brimob, Depok, Kamis (10/5/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Menteri koordinator Bidang Politik, Hukum dan Kemanan (Menko Polhukam) Wiranto menjabarkan kronologis mengenai kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua akhirnya menyerah sehingga operasi Polri bisa selesai pada 07.15 WIB Kamis (10/5/2018).

Menurut Wiranto, sebelum operasi berakhir ada 10 sisa teroris yang tidak menyerah.

Kemudian aparat keamanan melakukan serbuan yang dilakukan dengan saksama.

Baca: BREAKING NEWS - Mencekam! 5 Kali Suara Ledakan Terdengar dari Dalam Mako Brimob, Warga Kaget

"Tadi kita saksikan bunyi tembakan, bom, granat air mata dan penyisiran dengan cara-cara yang dilakukan," kata dia.

Baca: 99 Persen Napi Teroris Sudah Menyerahkan Diri, Wakapolri: Tanpa Ada Korban Jiwa!

"Dalam serbuan tersebut 10 sisa teroris tersebut menyerah sehingga lengkap 155 teroris menyerah."

Sementara 1 teroris sudah meninggal akibat tertembak.

Baca: Wartawan Lari Berlindung Setelah Suara Ledakan dan Baku Tembak, Polisi Kokang Senjatanya

Sebelumnya, Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan pada 07.15 WIB pihak Kepolisian RI berhasil mengambilalih Mako Brimob Kelapa Dua di Depok.

Dalam keterangan pers-nya, Komjen Syafruddin menegaskan tidak ada korban jiwa dalam proses pengambilalihan tersebut.

Baca: Setelah Ledakan 5 Kali, Terdengar Lagi Suara Baku Tembak dari Dalam Mako Brimob

"Polri dalam menangani selalu berupaya sepersuasif mungkin dan berkepala dingin. Saya selalu menekankan dari semua unsur untuk berkepala dingin walaupun teman-temannya menjadi korban," kata Komjem Syafruddin di Jakarta, Kamis (10/5/2018).

Komjen Syafruddin menegaskan, pengambilalihan Mako Brimob di Kelapa Dua menggunakan soft approach bukan negosiasi.

"Tidak ada negosiasi, tidak ada urusan kesepakatan, ini semua dilakukan dengan soft approach. Yang lain saya koreksi," ujarnya.

Dengan demikian, Wakapolri mengoreksi adanya berita yang menyebutkan ada 16 korban meninggal yang ditembak mati dalam proses penanggulangan tersebut.

Wakapolri juga mengatakan akan memberikan update perkembangan berita mengenai kerusuhan tersebut dalam 1 jam mendatang.

"Karena ini perlu operasi penanggulangan. untuk kemudian disampikan sudah clear. seluruh tahanan yang serahkan diri, sudah dilakukan langkah" untuk dilakukan pemindahan," katanya.

Dia juga mengatakan bahwa kerusuhan terjadi di rutan Salemba cabang Brimob, bukan di Rutan Mako Brimob seperti diberitakan sebelumnya.

https://megapolitan.kompas.com/read/2018/05/10/08263111/wiranto-10-sisa-teroris-di-mako-brimob-akhirnya-menyerah.
Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved