Bom Meledak di Gereja Surabaya

Imbas Bom Surabaya, Mal-mal di Jakarta Kerahkan Pasukan Anjing Pelacak

Rentetan teror bom yang terjadi di Surabaya sejak Minggu (13/5/2018), membuat Polda Metro Jaya mengeluarkan status Siaga 1.

Imbas Bom Surabaya, Mal-mal di Jakarta Kerahkan Pasukan Anjing Pelacak
tribun kaltim
(Ilustrasi) Anjing pelacak milik polisi saat melakukan pemeriksaan bagian ruangan di Plaza Balikpapan, beberapa waktu yang lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Rentetan teror bom yang terjadi di Surabaya sejak Minggu (13/5/2018), membuat Polda Metro Jaya mengeluarkan status Siaga 1.

Peningkatan status ini turut membuat sejumlah pengelola pusat perbelanjaan di Jakarta juga meningkatkan status keamanan di pintu masuk.

"Ada perketatan pastinya," kata Direktur Marketing Pondok Indah Group Herman Widjaja kepada Kompas.com, Senin (14/5/2018).

Baca: Jadwal Pengumuman Awal Puasa Ramadhan 2018, Insya Allah Bersamaan, Kamis 17 Mei 2018

Baca: Siaran Langsung (Live) Blitar United vs Madura FC Liga 2 Pekan 5, Ini Link Live Streaming TVOne

Seperti diketahui, ada sejumlah pusat perbelanjaan yang berada di bawah manajemen Pondok Indah Group, seperti Pondok Indah Mall 1, 2, dan 3, serta Area 51.

Kendati demikian, Herman enggan mengungkap, peningkatan pengamanan seperti apa yang dilakukan Pondok Indah.

Hanya, ia memastikan, peningkatan pengamanan dilakukan untuk memastikan pengunjung merasa aman dan nyaman selama berkunjung di sana.

"Kalau detailnya enggak bisa kita ceritakan," imbuh Herman.

Sementara itu, peningkatan pengamanan juga dilakukan di mal yang dikelola PT Pakuwon Jati Tbk di Jakarta, seperti Gandaria City, Kota Kasablanka dan Blok M Plaza.

"Kami tambah pengamanan terutama personel tertutup kita tambah," kata Direktur Utama PT Pakuwon Jati Tbk, Stefanus Ridwan, saat dikonfirmasi.
Penambahan personel ini dilakukan untuk melakukan deteksi dini atas potensi ancaman yang mungkin timbul dari orang tidak dikenal dan mencurigakan.

"Kami tambah anggota yang tertutup tidak pakai seragam, jadi dia bisa lebih bebas manufernya," kata dia.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved