Barito Putera

Ketika Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago Berbicara Bom Bunuh Diri di Surabaya

Adanya kejadian yang mengguncang Kota Pahlawan dalam dua hari terakhir ini pun cukup menjadi perhatian pelatih Barito Putera

Ketika Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago Berbicara Bom Bunuh Diri di Surabaya
Tribunnews/Abdul Majid
Pelatih Barito Putera, Jacksen F Tiago. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dua hari terakhir publik di Tanah Air dikejutkan dengan rentetan bom yang mengguncang kota Surabaya yang diduga dilakukan oleh kelompok teroris.

Adanya kejadian yang mengguncang Kota Pahlawan dalam dua hari terakhir ini pun cukup menjadi perhatian pelatih kepala Barito Putera yakni Jacksen F Tiago.

Pelatih berasal dari Brasil ini pun mengaku sedih, terlebih Surabaya merupakan kota yang tempatnya bermukim selama berada di Tanah Air bersama anak dan istrinya.

Baca: Besok Selasa 15 Mei Sidang Isbat Penentuan Awal Puasa 2018, Muhammadiyah Sudah Pasti 17 Mei 2018

"Yang jelas pastinya sedih. Apalagi Surabaya boleh dikatakan kota saya juga. Rumah dan domisili saya disana, saya pun bayar pajak dan lain sebagainya disana. Pastinya saya prihatin," ujar Jacksen.

Baca: Awal Puasa Ramadhan 2018 Diprediksi Rabu 16 Mei 2018 untuk Muslim di Amerika Serikat

Jacksen pun mengutuk aksi bom bunuh diri yang sudah menewaskan beberapa orang dalam dua hari terakhir ini.

"Tentu kita mengutuk itu karena membahayakan kita semua. Dan saya rasa cuma Tuhan yang bisa mengambil nyawa seseorang. Manusia tidak berhak sekecil apapun melakukan hal-hal seperti itu," katanya, Senin (14/5/2018) sore.

Baca: Ngeri, Begini Cara Keluarga Dita Buat Anaknya Jadi Pelaku Bom Gereja, Ini Status Terakhirnya

Masih terkait dengan adanya teror bom yang terjadi di Surabaya tersebut, keluarga khususnya ibu Jacksen di Brasil sendiri sepertinya cukup cemas.

Pasalnya sang ibu juga sudah mengetahui kabar bahwa Surabaya sedang marak terjadi serangan bom.

"Ibu saya sempat menelpon dan menanyakan, karena adanya kabar bom itu," jelasnya.

Jacksen pun berharap Surabaya dan juga Indonesia umumnya kembali dalam keadaan kondusif dan aman seperti semula.

"Semoga Tuhan bisa menyentuh hati orang-orang yang punya rencana seperti itu agar kita bisa tetap rukun, damai dan Indonesia menjadi negara aman dan damai seperti biasanya," pungkasnya.(Frans Rumbon)

Penulis: Frans
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved