Bom Meledak di Polrestabes Surabaya

Teror Bom Surabaya, Kapolri Sebut ISIS Sedang Bergerak dan JAD Dalang di Surabaya

Kapolri Jenderal Tito Carnavian menyebutkan nama Jamaah Anshrut Daulah (JAD) sebagai dalang utama teror bom di Surabaya, Jawa Timur.

Teror Bom Surabaya, Kapolri Sebut ISIS Sedang Bergerak dan JAD Dalang di Surabaya
surya/sugiharto
Polisi melakukan olah TKP di depan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro, Surabaya, pasca teror bom, Minggu (13/5/2018) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kapolri Jenderal Tito Carnavian menyebutkan nama Jamaah Anshrut Daulah (JAD) sebagai dalang utama teror bom di Surabaya, Jawa Timur.

Kapolri Jenderal Tito Carnavian dalam press rilisnya, Senin (14/5/2018) dilansir dari siaran langsung Kompas TV mengungkap,hasil investigasi Polri dan Polda Jatim, aksi teror bom di Surabaya menjurus pada kelompok JAD.

JAD merupakan organisasi pimpinan Aman Abdurahman yang saat ini ditahan di Markas Komando Brimob Jakarta.

Dita, yang tewas melakukan aksi bom bunuh diri disebut Tito merupakan pimpinan JAD cabang Surabaya.

"Pelaku terindentifikasi sebagai kelompok JAD cabang Surabaya. Kemungkinan motif terkait dengan instruksi dari Isis yang terdesak dan perintahkan sel di seluruh dunia untuk bergerak. Di Perancis juga terjadi teror semalam," kata Tito.

Baca: Serangan Bom di Polrestabes Surabaya, 4 Pelaku Tewas, 1 Anak Perempuan Umur 8 Tahun Selamat

Di tingkat lokal, jelas Tito, aksi bom bunuh diri juga sebagai aksi pembalasan atas ditangkapnya Aman Abdurrahman, pimpinan JAD Agustus 2017 lalu.

Aman Abdurrahman yang ditangkap dengan kasus pendanaan dan pelatihan paramiliter di Aceh, langsung ditangkap lagi Agustus lalu setelah bebas.

Dia dituding terkait dengan kasus bom Tamrin 2016 lalu.

"Harusnya dia bebas Agustus tahun lalu, tapi ditangkap lagi diduga terkait perencanaan dan pendanaan kasus bom Tamrin 2016 awal," kata dia.

Baca: Jokowi Murka: Ini Adalah Tindakan Pengecut, Kita Akan Basmi Teroris Sampai ke Akar-akarnya

JAD cabang Surabaya, dengan Dita sebagai pimpinannya, terang Tito, diindentifikasi sudah melakukan langkah tertutup untuk mempersiapkan bom terkait aksi balas dendam ini.

"Bentuknya macam-macam tapi semua sama jenisnya bom pipa," kata dia.

(banjarmasinpost.co.id/rahmadhani)

Penulis: Rahmadhani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved