Bom Meledak di Polrestabes Surabaya

Empat Anak Ini Menjadi Saksi Penting Tragedi Bom Bunuh Diri yang Dilakukan Orangtuanya

Selain itu, Tito juga menyebut ada tiga saksi penting lainnya dari lokasi pengeboman di rusunawa di Sidoarjo.

Empat Anak Ini Menjadi Saksi Penting Tragedi Bom Bunuh Diri yang Dilakukan Orangtuanya
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Kapolri Jenderal Tito Karnavia menyebut, Ais merupakan saksi penting.

"Ini saksi paling penting. Biarkan dia dulu dirawat. Setelah nanti bisa diajak bicara, kita akan tanya," ucapnya.

Selain itu, Tito juga menyebut ada tiga saksi penting lainnya dari lokasi pengeboman di rusunawa di Sidoarjo.

Tiga saksi penting itu merupakan anak dari Anton Febrianto (47), teroris yang tewas seusai bom yang dirakitnya meledak.

"Bom itu dimiliki ayahnya dan meledak sendiri. Kita akan sampaikan nanti. Tiga anak itu tentu tahu persis," kata Tito.

Baca: Usai Isi Acara Kampanye, Pelawak Gogon Meninggal Dunia di Samping Anaknya

Pasangan Anton Febrianto dan Puspitasari (47) punya empat anak, dua orang mengalami luka-luka dan satu orang selamat.

Satu orang lainnya ikut tewas bersama Anton dan Puspitasari.

Salah satu korban bom di Polrestabes Surabaya merupakan seorang tukang parkir bernama Ainul Yaqin (31).

Baca: Link LIVE STREAMING Sidang Isbat Kemenag RI, Penentuan Jadwal Awal Puasa 2018, 1 Ramadhan 1439 H

Dia dijadwalkan menjalani operasi di RS Port Health Center (PHC) Surabaya.

Husninatul Ghassani, humas RS PHC Surabaya mengungkapkan, korban tiba di rumah sakit dalam kondisi sadar dan mengeluh sesak nafas.

Baca: Jadwal Imsakiyah Puasa 2018, Ramadhan 1439 H Beberapa Kota Besar di Indonesia

"Korban dibawa pukul 09.45, sudah menjalani operasi untuk mengeluarkan udara dari dadanya. Operasi kedua masih menunggu alat karena harus mengeluarkan serpihan yang masuk lewat lubang di dadanya," jelas Husninatul.

Belum diketahui jenis serpihan yang mengenai korban.

Kemungkinan serpihan dari sepeda motor, kaca, atau bom.

Serpihan itu melukai bagian dada hingga kepala korban.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved