Bom Meledak di Polrestabes Surabaya

Hafid Mengira Ledakan Berasal dari Ban Meletus

Menurut Hafid, 10 menit sejak terdengar letusan, sekira pukul 09.10, para pedagang di sepanjang pinggir Jl Jembatan Merah diminta pindah.

Hafid Mengira Ledakan Berasal dari Ban Meletus
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Aksi bom bunuh diri itu mengejutkan orang-orang di sekitar lokasi.

Hafid, seorang pedagang di pujasera pinggir Jl Jembatan Merah, sekira 150 meter dari Polrestabes Surabaya, awalnya mengira ledakan itu berasal dari ban meletus.

Menurut Hafid, 10 menit sejak terdengar letusan, sekira pukul 09.10, para pedagang di sepanjang pinggir Jl Jembatan Merah diminta pindah.

Sayudi, seorang saksi lainnya mengaku mendengar dua kali ledakan.

Baca: Usai Isi Acara Kampanye, Pelawak Gogon Meninggal Dunia di Samping Anaknya

Baca: Media Asing Soroti Ledakan Bom di Surabaya, New York Times Judulnya Paling Menohok dan Gila

Baca: Perempuan Ini Kerab Merinding Kala Menghias Pengantin yang Kenakan Pakaian Adat Banjar

"Saat itu saya sedang menyiram kembang di pujasera Jalan Jembatan Merah. Ada suara ledakan dua kali berturutan," ujarnya.

Namun, para petugas mencegah Sayudi mendekat ke lokasi.

Dia melihat asap mengepul.

"Saya mendengar suara ledakannya cukup dasyat," katanya.

Tak lama kemudian Sayudi diminta pindah dari tempatnya menyiram kembang.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved