Bom Meledak di Polrestabes Surabaya

Ternyata Mobil yang Digunakan Dita Mengebom Gereja, Pemberian Orangtua Puji

Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman, menyatakan, keluarga di Banyuwangi tidak ada kaitannya dengan aksi pengeboman di Surabaya.

Ternyata Mobil yang Digunakan Dita Mengebom Gereja, Pemberian Orangtua Puji
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman, menyatakan, keluarga di Banyuwangi tidak ada kaitannya dengan aksi pengeboman di Surabaya.

"Memang benar Puji Kuswati kelahiran Banyuwangi. Kami sudah lakukan penelusuran. Pihak keluarga di Banyuwangi tidak terlibat dalam aksi ini," jelas Donny.

Menurut Sumarto, Kepala Desa Tembokrejo, Puji memang lahir di desanya.

Baca: Pernikahan Puji dan Dita tak Direstui, Keluarga Puji Anggap Dita Agak Aneh

Namun tidak tercatat secara administrasi berdomisili di Banyuwangi.

"Bukan warga sini, hanya lahir di desa ini. Sesuai pengakuan dari pihak keluarga, sejak masih berusia 20 bulan sudah diasuh dan tinggal bersama bibinya di Magetan," kata Sumarto, Senin.

Menurut Sumarto, pihak keluarga tetap perhatian pada Puji.

Baca: Wow, Mesranya Krisdayanti Saling Balas Komentar di Instagram dengan Mantan Istri Suaminya, Atha

Pihak keluarga pernah membelikan mobil namun kemudian dijual.

"Terakhir dibelikan mobil, agar tidak dijual BPKB-nya tidak diberikan kepada Puji. BPKB mobil disimpan di Banyuwangi," kata Sumarto.

Baca: Perempuan Ini Kerab Merinding Kala Menghias Pengantin yang Kenakan Pakaian Adat Banjar

Menurut informasi, mobil pemberian orangtua itulah yang dipakai Dita untuk mengebom Gereja Pantekosta, Jl Arjuna, Surabaya.

Tidak hanya itu, rumah Puji di Surabaya juga merupakan pemberian dari orangtuanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved