Aura Alam Sebelah di Penganten Banjar

Tidak Semua Pengantin Berpakaian Banjar Kesurupan, Namun Dua Perempuan Ini Merasakan Hal Ganjil

Lanjutnya, kejadian itu ia alami saat resepsi pernikahannya. Dimana hari itu masih pagi, dan moment ratu seharinya

Tidak Semua Pengantin Berpakaian Banjar Kesurupan, Namun Dua Perempuan Ini Merasakan Hal Ganjil
Istimewa
Prosesi habsi saat pernikahan dan mengenakan pakaian adat banjar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - "Jadi ketika duduk di pelaminan, memakai pakaian adat banjar, kepala mulai pusing dan terasa berat. Berasa kaya mau pingsan. Setelah itu hilanglah kesadaran," begitulah awal cerita Noor Bulan, pengantin perempuan yang menikah di awal Maret lalu.

Lanjutnya, kejadian itu ia alami saat resepsi pernikahannya. Dimana hari itu masih pagi, dan moment ratu seharinya di awali pakaian adat banjar yang dianggap mistis oleh sejumlah orang.

Kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (14/5/2018), Bulan menceritakan, di hari resepsinya, ia mengalami hal ganjil yaitu kesurupan. Dari apa yang disampaikan orangtua Bulan kepadanya, hal itu terjadi karena diduga sesajen yang kurang.

Baca: Persija Jakarta vs Home United Semifinal AFC Cup 2018: Konsentrasi Lini Belakang

Tidak semua penganten yang mengenakan pakaian banjar membawa magis, apalagi hingga kesurupan. Hal itu dialami oleh Imdad. Lelaki yang menikah dua tahun lalu.

Baca: Jadwal Imsakiyah Puasa 2018, Ramadhan 1439 H Beberapa Kota Besar di Indonesia

Ia mengatakan pada acara pernikahannya, semuanya normal dan tidak ada kejadian aneh. Namun disampaikan oleh Imdad, biasanya kejadian itu ada di daerah Hulu Sungai, sebagaimana yang menimpa temannya.

Baca: Dijuluki Mother of Satan, Begini Kengerian yang Sebarkan Ibu Pelaku Bom Bunuh Diri di Surabaya!

"Aku melihat video acara resepsi keluarga dari seorang teman di Hulu Sungai Selatan. Perempuannya waktu itu kesurupan," cerita Imdad.

Namun dari pendapat pribadi yang Imdad sampaikan, ia sendiri tidak percaya akan adanya hal mistis pada pakaian atau pelaminan adat banjar. Bagi lelaki yang pernah jadi pengantin itu, rsepsi mengenakan pakaian banjar hanya bagian dari adat dan budaya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved