Jumat Kelabu 23 Mei 1997

Jumat Kelabu 23 Mei 1997 : Satpam Mitra Plaza Ungkap Saat Api Berkobar Kaca Pun Ikut Meleleh

Mengenang kembali kejadian Jumat Kelabu pada 23 Mei 1997, Husaini masih ingat kala itu ia melihat jelas asap tebal pada bangunan Mitra Plaza.

Jumat Kelabu 23 Mei 1997 : Satpam Mitra Plaza Ungkap Saat Api Berkobar Kaca Pun Ikut Meleleh
BANJARMASINPOST.co.id/isti rohayanti
Mitra Plaza kini 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- "Kebakaran di Mitra Plaza pada 23 Mei 1997 merusak lebih 50 persen bangunan. Bahkan pintu-pintu kaca pun meleleh terbakar," cerita Satpam Mitra Plaza, Husaini, Selasa (22/5/2018).

Mengenang kembali kejadian Jumat Kelabu pada 23 Mei 1997, Husaini masih ingat kala itu ia melihat jelas asap tebal pada bangunan Mitra Plaza.

Namun ketika kejadian, ia pun tidak berada di tempat.

Melainkan di rumahnya Jalan Teluk Tiram, Banjarmasin.

Baca: Waah Raffi Ahmad Tak Berani Posting Foto Bersama Nagita Slavina dan Rafathar karena Ayu Ting Ting?

Baca: Hore! Piala Thomas dan Uber 2018 Disiarkan Langsung TVRI, Catat Tanggal Mulai Siarannya

Kerusakan bangunan di pusat perbelanjaan tersebut didapati Husaini beberapa waktu setelah kebakaran terjadi.

Ia mengatakan bangunan Mitra Plasa saat ini berbeda dibandingkan bangunan sebelumnya.

"Dulunya sebelum insiden tersebut, bangunan Mitra Plaza seolah berbentuk huruf H. Kemudian sekarang satu bagian garis di potong. Hingga seolah huruf T yang pendek di bagian garis bawahnya," cerita Husaini.

Sepengatuan Husaini, pada hari itu kerusuhan terjadi setelah sholat jumat.
Kerusakan pada sejumlah tempat pun dilakukan dalan aksi tersebut.

Satu partai menjadi sasaran kerusakan, yakni partai Golkar.

Kemudian di katakan Husaini ada pula pengrusakan di satu gereja dan pasar swalayan di Jalan RE Martadinata yang kini menjadi Victoria Hotel.

Pada malam kejadian, diakui Husaini ia sempat bingung.

Selain itu malam itu pula, oleh petugas, masyarakat dilarang untuk keluar malam.

Namun meski pernah ada bantaian nyawa di gedung itu, kini dikatakan Husaini Plaza Mitra cukup aman dan tenang.

Selain itu ia sebagai securiti sejak 2001 di tempat tersebut tidak pernah menemukan hal aneh.

"Bicara soal kemanan atau perasaan takut kejadian serupa terulang, zaman dulu ketika penjajahan mungkin lebih seram dibandingkan kejadian tahun 1997," ungkapnya. (Banjarmasinpost.co.id/ Isti Rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved