Berita Tapin

Kabupaten Tapin Panen Raya, Harga Beras Turun, Ini yang Dikeluhkan Petani

Melintasi dari Rantau ke Margasari banyak sekali warga di sisi jalan negara yang sedang menjemur padinya, bahkan menjemur

Kabupaten Tapin Panen Raya, Harga Beras Turun, Ini yang Dikeluhkan Petani
BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin
Gabah hasil panen petani Kabupaten Tapin. Foto diambil Senin (28/5/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Melintasi dari Rantau ke Margasari banyak sekali warga di sisi jalan negara yang sedang menjemur padinya, bahkan menjemur hingga di sisi jalan raya.

Pantauan BPost online, Senin (28/5/2018) mulai Kecamatan Tapin Tengah hingga Kecamatan Candi Laras Selatan.

Banyak sekali warga sedang menjemur padi di depan rumahnya.

Tampaknya warga sedang panen raya padi di bulan Ramadan tahun ini.

Baca: Hari Ini Jadwal Pengumuman UN SMP 2018, Begini Cara Melihat Hasil UN SMP dan UN MTs 2018 Via Online

Baca: Link Website Hasil Ujian Nasional (UN) SMP 2018, Klik di Sini


Salah satu petani yang disinggahi BPost online di Desa Kepayang, Tapin Tengah, H Bahar membenarkan, telah terjadi panen padi di mana-mana di Tapin.

"Tetapi harga gabah atau beras turun, mungkin karena banyaknya panen padi di Tapin, sehingga harga gabah atau beras mengalami penurunan," jelas H Bahar.

Dicontohkan H Bahar, biasanya beras jenis kupang perkarung dengan berat 33 kilogram harganya Rp 340 ribu.

Sekarang Rp 300 ribu, jadi ada penurunan sekitar Rp 30 sampai 40 ribu.

Penurunan harga gabah atau beras ini, membuat petani kembali modal, jelas Bahar.

Pantauan BPost Online di Pasar Baru Keraton Rantau, memang turun harga beras, seperti beras jenis kupang, biasanya Rp 8 ribu perliter, kini harga beras itu Rp 7 ribu perliter. Turun Rp 1.000 per liter. (BANJARMASINPOST.co.id/ibrahim ashabirin)

Penulis:
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved