Berita Banjarbaru

Menangis, Ini yang Bikin Salwa Diperiksa di Bandara Soekarno Hatta dan Syamsudin Noor

Rasa keinginan tahu untuk memeriksa Salwa Hamzah (34), Saat itu akan terbang sama-sama ke Banjarmasin, Minggu, 27 Mei 2018.

Menangis, Ini yang Bikin Salwa Diperiksa di Bandara Soekarno Hatta dan Syamsudin Noor
nia kurniawan
Dodi Karnida Kepala Divisi Keimigrasian Kalimantan Selatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dodi Karnida Kepala Divisi Keimigrasian Kalimantan Selatan ketika di ruang tunggu keberangkatan Terminal Domestik IB Bandara Soekarno-Hatta.

Rasa keinginan tahu untuk memeriksa Salwa Hamzah (34), Saat itu akan terbang sama-sama ke Banjarmasin, Minggu, 27 Mei 2018.

Tergerak untuk menggali identitas dan riwayat hidup yang bersangkutan karena Salwa memegang PPRI dan boarding pass sementara ia terlihat tidak baru datang dari luar negeri, selain itu tutur bahasa Indonesia Salwa pun terbata-bata.

Baca: Prediksi Susunan Pemain Barito Putera vs Persija Jakarta Pekan 11 Liga 1 2018 Malam Ini

"Kemudian saya tanya tentang identitas dirinya dan disesuaikan dengan data yang ada pada paspor, dia malah meneteskan air mata dan berdiam diri saja. Setelah saya periksa paspornya lebih dalam lagi, diketahui bahwa ia mendarat di bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 16 Maret 2018," ucap Dodi kepada reporter Banjarmasinpost.co.id, Selasa (29/5).

Baca: Kisah Salwa Lahir di Makkah Mau ke Kandangan, Malah Diperiksa Petugas Bandara

Dokumen Salwa untungnya tak ada masalah, Langsung dicek ke Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Jeddah.

"Cepatnya respon keabsahan paspor ini adalah karena LKJRI Jeddah telah membangun sistem informasi teknologi yang canggih sehingga dapat menjawab dalam beberapa detik atau menit pertanyaan mengenai data pemegang PPRI yang dikeluarkannya," katanya.

Baca: Ngakak, Desta Mahendra Ketiduran & Tersungkur di Depan Sule, Vincent Bongkar Kebiasaan Desta

Setibanya di Bandara Samsudin Noor Banjarmasin, yang bersangkutan dimintai keterangan tambahan oleh Pungky Handoyo Kepala Subbidang Informasi dan Sarana Komunikasi Keimigrasian Divisi Keimigrasian Kalimantan Selatan dan ternyata ia benar dijemput oleh keluarganya untuk dibawa ke daerah Kandangan, HSS. Mengharukan.

"Jajaran keimigrasian Kalimantan Selatan siap untuk membantunya jika dia mengalami kesulitan untuk mendapatkan surat-surat identitas sebagai seorang WNI karena dasar kita jelas bahwa pemegang PPRI yang sah, ialah seorang WNI sehingga tidak ada halangan sedikitpun untuk mendapatkan surat-surat/identitas sebagai seorang WNI, " bebernya. (banjarmasinpost.co.id/niakurniawan)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved