Insight

Shaula Chintyasari: Penting Melestarikan Bahasa Daerah karena Alasan Ini

bahasa daerah itu penting untuk dilestarikan karena merupakan salah satu identitas utama dari suatu daerah.

Shaula Chintyasari: Penting Melestarikan Bahasa Daerah karena Alasan Ini
ist
Shaula Chintyasari 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - KERAGAMAN bahasa daerah yang ada di Indonesia harus diakui oleh semua pihak. Hal ini menunjukkan eksistensi masing-masing daerah yang memiliki bahasa sebagai alat komunikasi sekaligus perekat. Tentu hal ini sangatlah membanggakan karena meski adanya perbedaan namun kita tetap satu.

Selain itu adanya Bahasa Indonesia juga memperkuat jalingan kebersamaan kita karena bahasa ini juga mempersatukan kita. Namun meski begitu bahasa daerah diharapkan terus dilestarikan agar keragaman tetep ada dan menunjukan ciri khas suatu daerah.

Mahasiswi semester VI FKG Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Shaula Chintyasari menuturkan bahasa daerah itu penting untuk dilestarikan karena merupakan salah satu identitas utama dari suatu daerah.

Baca: Nikita Mirzani Pilih Pisah dengan Dipo Latief? Ada Dua Buah Hati yang Butuh Belajar Dari Aku

Bayangkan saja betapa mirisnya saat suatu daerah masih terdapat suku asli sebagai penduduk tetapi bahasa daerah mereka sudah kehilangan penuturnya karena kalah tergerus oleh bahasa daerah lain, seperti bahasa Berangas di Kalimantan Selatan yang kalah populer dengan bahasa Banjar.

Menurutnya, bahasa daerah menjadi sulit untuk dipelajari saat penutur yang dapat menjadi narasumber pun dapat dihitung jari dan sudah sangat berumur.

"Saya yakin yang dapat melestarikan bahasa daerah tidak hanya seorang ahli bahasa. Tetapi kita semua. Dengan cara kita masing-masing, bahasa Daerah akan tetap terjaga kelestariannya saat kita mau berkontribusi untuk turut menjaganya," jelas gadis yang juga Duta Bahasa Kalsel 2017.

Baca: Resep Indomie Goreng Donat Viral Untuk Buka Puasa Ramadhan, Sahur dan Lebaran Idul Fitri 2018

Seorang ahli bahasa dapat memublikasikan ragam bahasa daerah melalui jurnal dan buku bacaan. Kemudian seniman dapat menciptakan karya-karya berbahasa daerah, seperti film, puisi, lagu, dan teater. Penggunaan media yang beragam juga akan sangat berguna, agar edukasi seputar bahasa daerah dapat menjangkau segala umur.

Menurutnya, semakin majunya kita dalam bidang keilmuan di era global ini, selain memiliki risiko bahasa daerah semakin termarginalkan, juga memiliki keuntungan yang bisa kita manfaatkan untuk berinovasi dalam pelestarian bahasa daerah. (banjarmasinpost.co.id/dwi)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved