Syaifullah Tamliha Paparkan Empat Pilar Kebangsaan di Depan Tokoh dan Warga Nahdliyin

Empat Pilar MPR RI, lanjut Syaifullah Tamliha, juga menjamin keberlangsung kehidupan berbangsa dan bernegara.

Syaifullah Tamliha Paparkan Empat Pilar Kebangsaan di Depan Tokoh dan Warga Nahdliyin
Istimewa
Syaifullah Tamliha saat menyampaikan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PROBOLINGGO - Meski hari libur Minggu dan bertepatan bulan puasa, tak menyurutkan semangat H Syaifullah Tamliha SPi MS untuk melakukan tugasnya sebagai wakil rakyat.

Bahkan walaupun harus ke daerah-daerah di Indonesia.

Anggota DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan itu kali ini mendatangi salah satu kabupaten di Jawa Timur, Probolinggo.

Di kabupaten tersebut, Syaifullah Tamliha menggelar pertemuan dengan tokoh Nahdlatul Ulama (NU).

Anggota DPR RI asal Kalimantan Selatan ini memaparkan tentang Empat Pilar Kebangsaan.

Acara yang digelar di DPC NU Probolinggo, Minggu (3/6/2018), dihadiri oleh para tokoh Muslimat NU serta Pengurus Pusat HIDMAT dan, Pengurus Wilayah serta pengurus tingkat daerah yang meliputi Kota/Kabupaten Pasuruan-Probolinggo dan Lumajang serta Kraksaan dan Bangil.

Syaifullah Tamliha menyebutkan betapa pentingnya Empat Pilar MPR RI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

Empat Pilar tersebut, jelas Syaifullah, menjadi dasar pokok untuk mengatur kehidupan bangsa Indonesia baik dalam hal penyelenggaraan tugas pemerintahan maupun pembangunan.

Empat Pilar MPR RI, lanjut Syaifullah Tamliha, juga menjamin keberlangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Empat Pilar MPR RI itu adalah, Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia, Pancasila merupakan dasar negera yang tak bisa diubah, dan sebagai pandangan hidup bangsa, kemudian NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 1945," sebut Syaifullah.

Keempatnya, tandas Syaifullah, tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Tapi saling terkait dan saling menyokong sehingga tercipta kehidupan berbangsa yang aman, tenteram dan damai, saling menghormati.

“Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengertian tentang hukum dan semua yang terkait dalam penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan, demi kelangsungan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

Menurut politisi yang berangkat lewat Dapil I Kalimantan Selatan ini mengatakan, salah satu persoalan yang saat ini menjadi pergumulan bangsa adalah persoalan moral masyarakat.

Berbagai kejahatan makin marak terjadi di mana-mana, hal ini disebabkan oleh merosotnya moral warga bangsa. Belum lagi persoalan ancaman dari bangsa-bangsa lain terhadap kedaulatan NKRI.

“Empat Pilar Kebangsaan merupakan jawaban guna mengatasi persoalan-persoalan yang timbul dewasa ini. Rasa nasionalisme sebagai warga negara harus dipupuk dan dikembangkan,” tandas Syaifullah. (BANJARMASINPOST.co.id/ernawati)

Penulis: Ernawati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved