Berita Banjarbaru
Tak Larang Iklan Rokok Banjarbaru Tetap Jadi Kota Layak Anak
Banjarbaru bakal menjadi peringkat dua se Indonesia kota layak anak yang akan diserahkan penghargaannya
Penulis: Milna Sari | Editor: Murhan
BANJARMASINPOST.CO.ID - Banjarbaru bakal menjadi peringkat dua se Indonesia kota layak anak yang akan diserahkan penghargaannya pada 24 Juli nanti. Namun iklan rokok masih tampak bersliweran di jalan raya.
Padahal salah satu indikator kota layak anak adalah dilarangnya iklan rokok. Namun terpantau Banjarmasinpost.co.id iklan rokok masih marak dimana-mana. Mulai dari bentuknya spanduk banner, billboard hingga videotron.
Iklam rokok masih bisa ditemui di Jalan A Yani, hingga jalan kecil.
Ditanya ke Dinas Dalduk KB PMPPA terkait SKPD penerima tim penilaian Kota Layak Anak (KLA). Kadis Dalduk KB PMPPA Kota Banjarbaru, Hj Puspa Kencana mengatakan saat penilaian iklan rokok memang kurang. Sebagian yang masih ada juga sebutnya terpaksa ditutup dengan kain.
Baca: Live Streaming RCTI - Susunan Pemain Timnas U-23 Indonesia vs Thailand Malam Ini
"Sementara penilaian sebagian kami tutupi dengan kain, terpaksa karena Banjarbaru masih tak melarang iklan rokok," ujarnya, Minggu (03/06/2018).
Jelas Puspa ada 24 indikator untuk menjadi Kota Layak Anak. Diantaranya puskesmas ramah anak, rth ramah anak, hak sipil kebebasan misalnya Akta anak gratis, ruang bermain dan menyusui, ledeng terpenuhi, larangan iklan rokok dan lain-lain.
Kebanyakan sebutnya Banjarbaru sudah menerapkan indikator Kota Layak Anak. Namun khusus untuk iklan rokok masih belum.
Baca: Penyebab Utama Laga Persija Vs Persebaya di Pekan 12 Liga 1 2018 Dibatalkan!
"Sudah kita usulkan ke walikota dan beliau sudah setuju tinggal teknisnya saja ke skpd terkait dengan surat resmi, " ujarnya.
Selama ini kawasan tanpa rokok di Banjarbaru sebutnya juga sudah banyak. Bahkan sudah ada perda kawasan tanpa rokok di Banjarbaru namun untuk larangan iklan rokok belum.
" Kami sangat mendukung kalau iklan rokok dilarang, karena Banjarbaru akan menjadi KLA," ujarnya.
Iklan rokok di Kota Layak Anak jelas Puspa demi memberi edukasi positif bagi anak. Dengan adanya iklan rokok sebutnya sama dengan membolehkan dan mengajarkan anak untuk merokok.
Iklan rokok nantinya bisa saja diganti dengan iklan anak minum susu, atau tentang Asi Eksklusif. Dengan itu jelas Puspa lebih memberi edukasi yang positif bagi masyarakat dan anak. (Banjarmasinpost.co.id /milna)