Piala Dunia 2018

Prediksi Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2018 - Penerus Paul Pogba

Penghargaan pemain muda terbaik atau Best Young Player pada Piala Dunia 2018 menjadi salah satu penghargaan yang dinantikan.

Tayang:
Penulis: Amirul Yusuf | Editor: Murhan
instagram/manchesterunited
Paul Pogba 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penghargaan pemain muda terbaik atau Best Young Player pada Piala Dunia 2018 menjadi salah satu penghargaan yang dinantikan.

Pasalnya penghargaan pemain muda terbaik akan diberikan kepada pesepak bola U-21 dengan performa paling impresif sepanjang turnamen.

Berti kandidat pemenang Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2018 di Rusia adalah pemain yang lahir pada 1 Januari 1997 atau setelah tanggal tersebut.

Berdasarkan tiga edisi Piala Dunia terakhir, pemenang Pemain Muda Terbaik selalu mampu berkontribusi terhadap gol yang diciptakan timnya.

Baca: Jadwal Piala Dunia 2018 Rusia - Prediksi Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar, Minim Asia dan Afrika?

Mulai dari Lukas Podolski (2006) dengan 3 gol, Thomas Mueller (2010) lewat 5 gol dan 3 assist, sampai Paul Pogba (2014) melalui 1 gol dan 2 assist.

Berikut prediksi kandidat Pemain Muda Terbaik pada Piala Dunia 2018 yang Banjarmasinpost.co.id lansir dari bolasport.com :

1. Marcus Rashford (20 tahun)

marcusrashford
instagram.com/marcusrashford

Marcus Rashford sukses membuat musim 2017-2018 menjadi yang tertajam sepanjang kariernya membela Manchester United di Liga Inggris dengan 7 gol.

Produktivitas tersebut mengungguli catatan Rashford pada 2015-2016 (5 gol) dan 2016-2017 (5).

Di timnas Inggris, Marcus Rashford bisa menjadi pembeda.

Pada Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa kontra Slovakia, Rashford berhasil menyarangkan 1 gol dan 1 assist untuk membawa Inggris menang 2-1.

Baca: Resmi! Idul Fitri 2018 Jatuh pada Jumat 15 Juni 2018 Berdasarkan Muhammadiyah, Ini Penjelasannya

Terbaru, penyerang kelahiran Manchester, Inggris ini menggetarkan jala gawang Kosta Rika satu kali untuk memastikan kemenangan 2-0 pasukan Gareth Southgate dalam laga persahabatan pamungkas sebelum beraksi di Piala Dunia 2018.

Kekuatan utama: kecepatan, tendangan kaki kanan keras, serta kaki kiri dan kepala bisa mencetak gol.

2. Rodrigo Bentancur (20 tahun)

rodrigo_bentancur
instagram.com/rodrigo_bentancur

Sejak berseragam Juventus pada 1 Juli 2017, Rodrigo Bentancur belum mampu menembus skuat inti.

Dari 20 penampilan di Liga Italia musim lalu, Bentancur hanya 5 kali dipercaya sebagai starter.

Namun, nasib berbeda dialami Bentancur di timnas Uruguay.

Baca: Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, 20 Ucapan Selamat Lebaran Idul Fitri 2018 untuk Sahabat dan Lainnya

Dalam 7 partai terakhir Uruguay, Rodrigo Bentancur selalu masuk starting eleven.

Eks bintang belia Boca Juniors ini bahkan empat kali dipercaya pelatih Oscar Tabarez untuk tampil 90 menit.

Kekuatan utama: pintar membaca arah bola untuk melakukan intersep, merebut bola dengan tekel, dan tenang dalam mengontrol si kulit bulat.

3. Kylian Mbappe (19 tahun)

k.mbappe29
instagram.com/k.mbappe29

Kylian Mbappe menyabet penghargaan Pemain Muda Terbaik Liga Prancis dalam dua musim terakhir.

Menariknya, Mbappe menorehkannya bersama dua klub berbeda, AS Monaco (2017; 15 gol, 11 assist) dan Paris Saint-Germain (2018; 13 gol, 8 assist).

Bisa bermain sebagai sayap kanan, sayap kiri, dan penyerang tengah menjadi nilai plus untuk Kylian Mbappe.

Dalam 7 laga terakhir timnas Prancis, Mbappe selalu berstatus pemain inti dengan mengoleksi 3 gol dan 4 assist alias berkontribusi untuk 1 gol per pertandingan.

Baca: Jadwal MotoGP Catalunya 2018 - Memori Buruk Valentino Rossi di Sirkuit Catalunya

Kekuatan utama: variasi gerakan menggocek lawan, kecepatan, kaki kanan dan kiri hidup, serta cerdas menciptakan peluang emas.

4. Gabriel Jesus (21 tahun)

dejesusoficial
instagram.com/dejesusoficial

Gabriel Jesus merupakan top scorer ketiga Manchester City pada Liga Inggris 2017-2018 dengan 13 gol.

Torehan tersebut cuma berada di bawah Sergio Aguero (21 gol) dan Raheem Sterling (18).

Sementara itu, di timnas Brasil, Gabriel Jesus adalah anak kesayangan pelatih Tite.

Jesus mampu membuat Roberto Firmino, yang lebih senior 5 tahun darinya, menjadi penghangat bangku cadangan.

Baca: Niat Zakat Fitrah Beserta Hukum dan Batas Waktu Membayar Zakat Fitrah Idul Fitri 2018

Tite menjadi pelatih yang memberikan debut kepada Jesus di tim senior Brasil pada September 2016.

Dalam partai debutnya, Jesus langsung mencetak 2 gol dan 1 assist untuk membawa Brasil melumat Ekuador 3-0.

Hingga saat ini, Gabriel Jesus masih menjadi ujung tombak utama Selecao. Dia sudah mengoleksi 10 gol dan 5 assist dari 17 caps.

Kekuatan utama: brilian dalam menempatkan posisi, kecepatan, serta kaki kanan, kaki kiri, dan kepala bisa mencetak gol. (Banjarmasinpost.co.id/Amirul Yusuf)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved