Alasan Habib Rizieq Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden Jokowi Setelah Kasusnya SP3

Kepolisian RI telah mengeluarkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) kasus chat diduga Habib Rizieq dengan Firza Husein.

Alasan Habib Rizieq Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden Jokowi Setelah Kasusnya SP3
tribunnews.com
Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab (kiri). Firza Husein (kanan) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kepolisian RI telah mengeluarkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) kasus chat diduga Habib Rizieq dengan Firza Husein.

Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan, penghentian penyidikan kasus Habib Rizieq tersebut tidak ada unsur politis tapi murni berdasarkan hukum.

Habib Rizieq sendiri melalui kuasa hukumnya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo atas dikeluarkannya Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) kasus dugaan pornografi yang sempat menjerat dirinya.

Ucapan terima kasih Habib Rizizeq itu menimbulkan tanda tanya, seakan Presiden mencampuri proses hukum kasus Rizieq.

Mengapa pihak Rizieq mengucapkan terima kasih kepada Presiden?

Kuasa hukum Rizieq, Kapitra Ampera mengakui bahwa Presiden Jokowi tidak bisa mengintervensi proses hukum.

"Tapi Presiden adalah kepala negara, kepala pemerintahan yang membawahi seluruh institusi. Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, beliau itu diberi amanah untuk melindungi masyarakat. Beliau juga punya kewajiban mengingatkan instansi untuk menegakkan hukum secara benar, tanpa melanggar hukum," ujar dia saat dihubungi Kompas.com, Senin (18/6/2018).

Kapitra memiliki argumentasi hukum yang kuat bahwa Rizieq Shihab tidak melanggar apa pun terkait kasus tersebut.

Bahkan, Kapitra menuding Polri yang tidak menegakkan hukum sesuai dengan aturan yang ada.

Oleh sebab itu, ia kemudian menyampaikan argumentasi hukumnya kepada Presiden Jokowi secara langsung.

Halaman
123
Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved