Berita Tanahlaut

Panwaslu Tanahlaut Intruksikan 825 Pengawasnya 'Pasang Mata dan Telinga' Jelang Pilkada

Panwaslu Tanahlaut mengintruksikan jajarannya membuka mata dan telinga jelang Pilkada Tanahlaut pada 27 Juni ini.

Panwaslu Tanahlaut Intruksikan 825 Pengawasnya 'Pasang Mata dan Telinga' Jelang Pilkada
BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid
Desain surat suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut yang diprotes paslon, sebelum ditandatangani, Rabu (18/4/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanahlaut mengintruksikan jajarannya membuka mata dan telinga jelang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut, pada 27 Juni ini.

Itu dikatakan Ketua Panwaslu Kabupaten Tanahlaut, Marsudi sesuai mengikuti rapat koordinasi rencana pendistribusian logistik Pilkada serentak di Kantor KPU Kabupaten Tanahlaut.

Menurut Marsudi, jajaran Panwaslu Kabupaten Tanahlaut sudah maksimal melakukan pengawasan hingga pada tahapan rencana pendistribusian logistik Pilkada.

"Tentu jajaran Panwaslu ditingkat kecamatan kami pastikan bekerja melakukan pengawasan pendistribusian logistik tersebut. Artinya, memastikan jumlahnya, barangnya utuh, tidak kurang, tidak rusak hingga tiba di TPS tujuan," katanya, Selasa (19/6/2018).

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Trans TV Kolombia vs Jepang di Grup H Piala Dunia 2018 Malam Ini

Intruksi all out kepada jajaran Panwaslu di tingkat TPS sudah disampaikan mengingat sudah diberikan amanah oleh Undang-Undang untuk melakukan pengawasan secara maksimal.

"Sebanyak 825 personel saat ini ditetapkan siaga satu pengawasan di jajaran Panwascam, Petugas Pengawas Lapangan dan Pengawas TPS. Kami sudah memberikan pelatihan bimbingan teknis tentanv pengawasan pungut hitung dan rekapitulasi di TPS," katanya.

Marsudi mengaku terkait DPT ganda, Panwaslu Kabupaten Tanahlaut hingga kini tidak menerima surat tembusan sehingga hanya memberi saran agar KPU Kabupaten Tanahlaut melaksanakan apa yang disarankan KPU Kalsel atau KPU Pusat.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Trans TV Rusia vs Mesir di Grup A Piala Dunia 2018 Malam Ini

"Kapasitas kami tidak memberi komentar terkait DPT ganda. DPT yang sudah ditetapkan KPU menjadi tanggungjawab jajaran kami mengawasi," katanya.

Kemudian, terkait oknum ASN yanv tidak netral, Marsudi mengaku sudah memproses kasus netralitas ASN itu hingga ditangani Sentra Gakkumdu.

"Saya kira kasus itu sudah cukup membuktikan bahwa ASN harus menjaga netralitas dalam Pilkada serentak tahun ini. Jika tidak berakibat fatal," katanya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Trans TV Polandia vs Senegal Grup H Piala Dunia 2018 Malam Ini

Pemetaan TPS rawan di Kabupaten Tanahlaut adalah kewenangan Bawaslu RI yang merilis. Panwaslu Kabupaten hanya mengisi berdasarkan indikator yang ditetapkan Bawaslu RI.

"Indikator itu akan dikirim ke Bawaslu Kalsel pada 21 Juni ini. Saat ini, Indikator masih diisi Pengawas TPS," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved