Berita Tanahlaut

Tinggal Pengepakan dan Pendistribusian Logistik Pilkada, Surat Undangan Pemilih Sudah Terdistribusi

Tahapan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut sudah finishing, hanya tinggal pengepakan

Tinggal Pengepakan dan Pendistribusian Logistik Pilkada, Surat Undangan Pemilih Sudah Terdistribusi
mukhtar wahid
Petugas KPU Kabupaten Tanahlaut memastikan surat suara per TPS di satu ruangan di Kantor KPU Kabupaten Tanahlaut, belum lama ini 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Tahapan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut sudah finishing, hanya tinggal pengepakan dan pendistribusian logistik.

Itu dikatakan anggota KPU Kabupaten Tanahlaut, Ahmad Rozi seusai rapat koordinasi pendisrribusian logistik Pilkada serentak di Aula Kantor KPU setempat, Selasa (19/6/2018).

Menurut Ahmad Rozi, permasalahan DPT ganda dan tindakan oknum ASN yang tidak netral tidak akam menganggu pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut pada 27 Juni ini.

"DPT ganda diclaer dan ada kesepahaman. Artinya sudah juga penjelaskan Kepala Dinas Disdukcapil bahwa NIK luar daerah, tapi sudah pindah di Tanahlaut punya nomor kepala keluarga Tanahlaut. Orang yang meneinggal dunia setelah ditetapkan DPT. Nanti surat undangan memilih bagi pemilih yang meninggal dunia akan dikembalikan," katanya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Trans TV Polandia vs Senegal Grup H Piala Dunia 2018, Lewandowski Main

Kemudian soal netralitas Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Tanahlaut, Ahmad Rozi setuju tidak boleh berpihak dan ranahnya Panwaslu Kabupaten Tanahlaut melakukan pengawasan kinerja ASN agar menjaga netralitas.

"DPT ganda dan oknum ASN tidak netral dalam Pilkada serentak ini tidak masuk permasalahan yang diidentifikasi dalam tahapan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tanahlaut nanti," katanya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung (Live) Trans TV Rusia vs Mesir di Grup A Piala Dunia 2018 Malam Ini

Ahmad Rozi mengaku sekitar 6.373 personel di jajaran KPU Kabupaten Tanahlaut terlibat menyukseskan pemilihan pada 27 Juni itu dengan cara tertib administrasi.

Antisipasi lainnya agar jajaran KPU di tingkat TPS tidak melakukan penyimpangan ataupun pelanggaran prosedur karena itu memicu keributan dan protes saksi.

"Pengawas harus melekat agar antisipasi dan pencegahan sedini mungkin. Himbauan kami sudah disampaikan kepada jajaran di TPS agar menjunjung tinggi tugas mulia ini diatas kepentingan pribadi atau golongan.

Jaga netralitas dan tidak perlu merugikan atau menguntungkan pasangan calon peserta Pilkada," ingatnya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved