Berita Kabupaten Banjar

Haul ke 212 Datu Kelampayan, Ini Benda-benda Bersejarah Peninggalan Datu di Museum Albanjari

Datu Kelampayan adalah seorang ulama besar dari Kalimantan Selatan yang hidup di masa Kerajaan Banjar

Haul ke 212 Datu Kelampayan, Ini Benda-benda Bersejarah Peninggalan Datu di Museum Albanjari
banjarmasinpost.co.id/yayu fathilah
Peziarah di Makam Syekh Muhammad Arsyad Albanjari. 

Dikutip dari Wikipedia, Bahasa Suryani atau Bahasa Suriah adalah sebuah bahasa Aram Timur yang pernah dipertuturkan di sebagian besar wilayah Bulan Sabit Subur dan Arab Timur.

Namun secara luas definisi Bahasa Suryani ialah semua Bahasa Aram Timur yang dipertuturkan oleh bermacam-macam komunitas Kristen di Timur Tengah.

Bahasa Suryani ditulis dengan Abjad Suryani.

Bahasa Suryani bukan Bahasa Arab dialek Suriah, meski Bahasa Suryani memengaruhi bahasa Arab.

Dengan demikian, Bahasa Suryani bukanlah bahasa resmi di negara Suriah (bahasa resmi Suriah adalah bahasa Arab), melainkan bahasa yang saat ini dituturkan oleh kaum minoritas Kristen Siria yang tinggal di sebelah timur Turki, sebelah utara Irak dan sebelah timur laut Suriah.

Bahasa Suryani juga merupakan bahasa liturgi dari beberapa gereja Suriah/Siria: Gereja Ortodoks Suriah, Gereja Katolik Suriah, Gereja Maronit, Gereja Katolik Khaldea, Gereja Timur Asiria dan Gereja Tua Timur.

Bahasa ini memengaruhi Bahasa Arab dan di masa lalu kerap dipakai untuk menuliskan mantra, jimat serta rajah.

Termasuk kitab-kitab rajah yang ditulis oleh Syekh Muhammad Arsyad Albanjari ini menggunakan Bahasa dan huruf Suryani.

Kitabnya sudah tampak lusuh, huruf Suryaninya pun tampak ditulis tangan dan berukuran besar.

Menurut seorang penjaga museum ini, kitab tersebut berisi mantra-mantra dan rajah untuk keperluan tertentu.

Selain itu, ada juga mushaf Alquran berukuran besar yang ditulis tangan oleh beliau.

Agar lebih jelasnya, bisa dilihat langsung suasana museum dan benda-benda peninggalan beliau di video yang pernah direkam reporter Banjarmasinpost.co.id pada 2016 silam ini. (banjarmasinpost.co.id/yayu fathilal)

Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved