PPDB Online 2018

Jadwal, Ketentuan Umum, Syarat, Kuota dan Biaya Pendaftaran PPDB Online 2018 di Provinsi Lain

Saat ini sedang berlangsung Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online di SMA, SMK sederajat dan SLB di Kalimantan Selatan.

Jadwal, Ketentuan Umum, Syarat, Kuota dan Biaya Pendaftaran PPDB Online 2018 di Provinsi Lain
Istimewa
Ilustrasi Peraturan PPDB Berdasarkan Permendikbud No. 14 Tahun 2018

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Saat ini sedang berlangsung Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online di SMA, SMK sederajat dan SLB di Kalimantan Selatan.

Masa pendaftarannya dari 25 Juni 2018 hingga 27 Juni 2018.

Pengumuman bakal dilakukan pada 29 Juni 2018.

Bagi para peserta PPDB Online, ada beberapa ketentuan umum dan persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengikuti seleksi ini, dilansir dari situs PPDB Online.

Baca: Hari Moekti Berwasiat Jika Meninggal Jasadnya Ditutup Bendera Rasulullah, Ini Maknanya

Berikut ini adalah ketentuan umum dan persyaratannya.

Ketentuan Umum

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan dilaksanakan dengan pendekatan wilayah dan sekolah input yang dilaksanakan melalui jalur penerimaaan secara Reguler, yakni seleksi berdasarkan: (1) pertimbangan bobot jarak yang ditetapkan oleh masing-masing panitia PPDB daerah dan (2) jumlah nilai Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/Paket B dan Sederajat ditambah prestasi di bidang akademik dan non akademik.

Penerimaan Peserta Didik Baru dilaksanakan secara bersama-sama baik untuk satuan SMA/SMK dan SLB melalui jalur penerimaan reguler, jalur prestasi dan jalur alasan khusus, dengan ketentuan sebagai berikut:

Baca: PPDB Online: Sekolah Negeri Ramai Pendaftar, Sekolah Swasta Nyari Pendaftar

Sekolah dapat menerima calon peserta didik melalui jalur reguler dan paling banyak dapat menerima 90% (sembilan puluh persen) dari jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima.
Sekolah dapat menerima calon peserta didik melalui jalur prestasi dan paling banyak dapat menerima 5% (lima persen) dari jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima.
Sekolah dapat menerima calon peserta didik dengan alasan khusus ditetapkan dari zona terdekat paling banyak dapat menerima 5% (lima persen) dari jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima.

Baca: Lady Rocker Nicky Astria Unggah Foto Hari Moekti, Begini Ucapan Dukanya

Sekolah dapat menerima calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu yang berdomisili dalam satu wilayah paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah keseluruhan peserta didik yang diterima.
Peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu sebagaimana dimaksud pada ayat (3) dibuktikan dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) atau bukti lainnya yang diterbitkan oleh Pemerintah Daerah.
Sekolah memberikan prioritas kepada calon peserta didik dengan status berkebutuhan khusus untuk dapat diterima oleh sekolah, dengan pertimbangan kesiapan sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif.
Calon peserta didik hanya bisa mendaftar pada salah satu satuan SMA atau SMK. Calon peserta didik yang mendaftar pada satuan SMA Negeri/Swasta tidak bisa mendaftar pada satuan SMK Negeri/Swasta.

Baca: Catat! 4 Uang Kertas Rupiah Ini Akan Berakhir Masa Penukarannya Tahun Ini

Halaman
12
Penulis: Yayu Fathilal
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved