Ekonomi dan Bisnis

Era Persaingan Bebas Branding Mencerminkan Kekuatan Produk

Branding atau merek dagang adalah sebuah identitas produk yang mesti dikreasi dengan tepat agar terus menarik minat dan melekat kuat

Penulis: Salmah | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/salmah
talkshow kewirausahaan bertema Kekuatan Branding, Cara, Strategi dan Promosi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Branding atau merek dagang adalah sebuah identitas produk yang mesti dikreasi dengan tepat agar terus menarik minat dan melekat kuat diingatan konsumen.

Sebagaimana dikatakan Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, di era persaingan bebas ini salah satu yang penting adalah brand apakah itu nama, logo atau sesuatu yang menjadi identitas.

" Branding adalah janji Anda kepada konsumen. Misal kue ini mereknya enak, maka harus benar. Kalau tidak maka konsumen akan jera," jelasnya.

Baca: Syarat dan Cara Pencoblosan Pilkada Serentak 2018, Pastikan Anda Terdaftar sebagai Pemilih

Dikatakan pula, banyak UMKM di Banjarmasin yang berhasil dengan branding, baik usaha kuliner, kerajinan dan lainnya.

" Branding itu mencerminkan kekuatan produk, baik itu rasa, kemasan, kenyamanan atau lainnya," tukas Ibnu

Paparan wali kota di atas disampaikan pada sambutan pembukaan talkshow kewirausahaan bertema Kekuatan Branding, Cara, Strategi dan Promosi, Selasa (26/6).

Baca: Kocaknya Nurrani Penggemar Iqbaal Ramadhan, Mengaku sebagai Istri Sah Iqbaal, Sekarang Masuk TV

Talkshow diadakan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama Banjarmasin bekerjasama dengan Hipmikindo Kalsel, bertempat di Aula lantai 8 Gedung Kantor Wilayah DJP Kalsel dan Tengah, Banjarmasin.

Kepala KPP Banjarmasin M Junaidi, menyatakan, acara ini adalah bagian dari Business Development Service (BDS).

BDS sebagai gagasan baru untuk meingkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat membayar pajak.

"Selain itu menjangkau ekonomi informal melalui pendekatan end to end dengan melakukan pembinaan kepada pelaku UMKM," jelasnya.

Baca: Heboh Kura-kura Langka Dunia Ditemukan di Kapuas Timur, Mirip Hewan Purba Bisa Makan Buaya!

Tambahnya, pelaku UMKM berkembang pesat, meski omzetnya tidak terlalu besar namun kuantitas pasarnya sangat masif.

Apalagi di era digital ini sangat kreatif dalam promosi dan pemasaran produk.

Imam Arifin, Kepala kanwil DJP Kalselteng, mengatakan, pemerintah baru saja meluncurkan tarif pajak bagi UMKM yang awalnya 1 persen turun menjadi 0,5 persen.

"Inu dalam rangka mendorong UMKM sebagai salah satu penopang perekonomian. Semoga acara ini menjadikan UMKM berkembang. Selain itu dengan patuh pajak sejak awal, maka negara kita kuat," tandasnya.

Yeni Mulyani, Ketua DPD Hipmikindo Kalsel, menyatakan, talkshow menghadirkan empat narasumber berkompeten.

"Dengan talkshow ini kalangan UMKM akan lebih paham kekuatan branding. Semoga menginspirasi. Kami juga lakukan edukasi, menjembatani dan fasilitasi UMKM agar sadar branding, karena itu power," ungkapnya.

Lebih lanjut Hipmikindo Kalsel akan tindaklanjuti dan evaluasi hasil kegiatan. Dikatakan pula sudah ada beberapa branding yang masuk pasar nasional dan mengirim prodik ke beberapa wilayah baik berupa kuliner dan kain.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved