Breaking News:

Berita Banjarmasin

Penulis Buku Asli Banua, Adittya Regas Ingin Berkarya dan Berbagi

Penulis asal Banjarmasin Adittya Regas kembali merilis buku keduanya pada 22 Juni 2018 yang berjudul Elegi -

Penulis: M Maulana | Editor: Ernawati
Maulana
Adittya Regas 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penulis asal Banjarmasin Adittya Regas kembali merilis buku keduanya pada 22 Juni 2018 yang berjudul Elegi - Pertemuan adalah Perpisahan yang Menunggu Waktu.

Menariknya Adit sapaan akrab Adittya Regas, kali ini berkarya tidak sendiri, tapi ia melibatkan penulis-penulis Banua.

Lily Diana, Dhail, dan Sajaklama, adalah nama-nama yang Adit libatkan dalam buku Antalogi Puisi yang mempunyai 4 bab dan 146 halaman ini.

Selain nama di atas, penulis Diary Anak Magang ini juga melibatkan ilustrator asli Banua, seperti Indah Soraya, Sufriadi, Ahmad Rizki dan Nina.

"Setiap bab ada ilustrasi sebagai pembatas tiap-tiap penulis yang digambar langsung oleh ilustrator asli Banua," ujar Adit yang juga seorang Blogger.

"Buku ini punya alur cerita tersendiri setiap
babnya, pembaca diajak melalui fase-fase ketika seseorang jatuh cinta, patah hati, rindu, lalu belajar bagaimana cara mengikhlaskan paling bahagia," jelasnya.

Adit mengakatakan tujuan buku ini dibuat adalah mengumpulkan orang-orang yang berpotensi di bidangnya melalui sebuah buku.

Ia melanjutkan selain menciptakan karya, tujuan lain dari buku ini dibuat untuk
membantu adik-adik penderita kanker.

"Seluruh hasil dari royalti penjualan buku Elegi akan didonasikan 100 persen ke Yayasan Rumah Kasih Anak-anak Kanker Banjarmasin," bebernya.

"Niat pertama kami ingin berkarya dan syukur-syukur apa yang kami hasilkan bisa bermanfaat bagi orang sekitar," lanjutnya.

Pada buku ini Adit dkk ingin menyampaikan pesan kepada pembaca yang lagi galau, kalau sakit hati itu kadang memang perlu tangis, tetapi semua harus belajar ikhlas di setiap kegagalan karena pasti menyimpan pelajaran.

"Harapan saya pribadi semoga hadirnya karya kami ini bisa menginspirasi, dan dilanjutkan menjadi lebih baik lagi oleh penulis-penulis asli urang Banua," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Maulana)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved