Berita Banjarmasin

Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kalsel Terbentuk, Ini Tujuannya

Pentingnya peran pustakawan dan arsiparis terus jadi perhatian Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kalimantan Selatan.

Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Kalsel Terbentuk, Ini Tujuannya
istimewa
Ahmad Syawqi (kemeja putih) dilantik menjadi ketua IPI Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pentingnya peran pustakawan dan arsiparis terus jadi perhatian Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispersip) Kalimantan Selatan.

Kualitas pustakawan harus terus ditingkatkan agar bisa menunjang dunia pustaka di Kalsel.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dispusip Kalsel Hj Nurliani Dardie dalam seminar Peran Pustakawan dalam Mobilisasi Pengetahuan bagi Pemustaka yang digelar Kamis (28/6/2018) siang.

"Pustakawan punya peran yang penting. Pustakawan harus bisa memberikan pelayanan kepada pengunjung berbagai kebutuhan pemustaka," kata Bunda Nunung, sapaan akrabnya.

Dalam seminar tersebut, juga sekaligus digelar Pengukuhan Pengda IPI (Ikatan Pustakawan Indonesia) Kalsel periode 2018-2021 oleh Dedi Djunaedi, Ketua Umum IPI Pusat.

Baca: Live Trans TV! Live Streaming Jepang vs Polandia di Piala Dunia 2018 Bisa Ditonton dengan Cara Ini

Terpilih sebagai ketua Ahmad Syawqi yang juga pustakawan UIN Antasari.

Dedi Djunaedi berpesan, IPI merupakan mitra perpustakaan yang dapat memotivasi para pustakawan maupun sumber daya manusia di perpustakaan.

"Pustakawan harus bisa menumbuhkembangkan budaya baca masyarakat sehingga masyarakat menjadi cerdas. Di sini peran pustakawan sangat penting. Diharapkan, IPI Kalsel bisa bersinergi dengan perpustakaan baik di pemerintahan maupun di lingkungan pendidikan agar lebih baik ke depannya," pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/rahmadhani)

Penulis: Rahmadhani
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved