Berita Tanahlaut

Putusan Banding Netraliatas ASN Kuatkan Putusan Pengadilan Negeri Pelaihari

Putusan banding kasus netralitas ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut sudah terbit.

Putusan Banding Netraliatas ASN Kuatkan Putusan Pengadilan Negeri Pelaihari
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari, Mohammad Amrullah

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Putusan banding kasus netralitas ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut sudah terbit.

Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari, Mohammad Amrullah dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, Senin (2/7/2018) membenarkan.

Menurut Mohammad Amrullah, putusan Pengadilan Tinggi Banjarmasin terkait kasus banding netralitas ASN menguatkan putusan Pengadilan Negeri Pelaihari.

Baca: Jadwal Pendaftaran CPNS 2018 - BKN Ingatkan 3 Kesalahan Peserta CPNS, Tunggu Pengumumannya

Seperti diwartakan Pengadilan Negeri Pelaihari sudah memutuskan saat itu kelima terdakwa kasus netralitas ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanahlaut dijatuhi pidana pemilu.

Mereka adalah, Akhmad Mustahdi, Gazali, Muhammad Noor, M Rafiki Effendi dan Suharyo, masing-masing dipidana penjara dua bulan dan membayar denda Rp 2,5 juta serta percobaan selama satu tahun.

Baca: Lee Jong Suk Bikin Video Tik Tok, Penggemar Heboh dan Menobatkannya Sebagai Raja Tik Tok

Namun, jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Tanahlaut mengajukan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Pelaihari itu karena dinilai terlalu rendah.

Humas Kejaksaan Negeri Tanahlaut, Stirman Eka Priya Samudera dikonfirmasi mengaku belum menerima hasil putusan banding tersebut.

Baca: Link Resmi Pengumuman Hasil SBMPTN 2018 yang Diumumkan Selasa 3 Juli 2018 Pukul 17.00 WIB

Pria yang menjabat selaku Kepala Seksi Intelejen pada Kejaksaan Negeri Tanahlaut ini mengaku belum menerima informasi soal putusan banding itu dari jaksa penuntut umum.

"Berdasarkan info dari tim JPU belum ada putusan dari Pengadilan Tinggi Banjarmasin," katanya.

(Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved