Fenomena Penyalahgunaan Obat

Anggota Dewan Berharap Pemerintah Melakukan Edukasi Dampak Seks Bebas

Menyikapi bebasnya penjualan obat keras di pasaran, Sri Nurnaningsih, anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin

Anggota Dewan Berharap Pemerintah Melakukan Edukasi Dampak Seks Bebas
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Menyikapi bebasnya penjualan obat keras di pasaran, Sri Nurnaningsih, anggota Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan razia secara intens dan berkala.

“Pengawasannya kurang, Selain obat yang tidak seharusnya bebas, banyak makanan kadaluarsa yang tidak diawasi BPOM beredar. Saya yang mengalaminya,” ujarnya.

Selain itu dia berharap ada edukasi masalah dampak seks bebas dari pemerintah.

Baca: Obat-obatan Jenis Ini Disalahgunakan untuk Aborsi, Tinggal Bilang Telat Bulan, Pedagang Pun Paham

Baca: Jangan Salah, Pengumuman UMPTKIN 2018 Pukul 10.00 WIB, Klik Linknya di Sini

“Banjarmasin kota religus, pengawasan harus ditingkatkan. Pendidikan agama juga penting, agar anak paham dosa dan bahayanya,” ujarnya.

Menyahuti hal itu, Gusti Maulita, Kasi Layanan Informasi Konsumen BPOM Banjarmasin, berujar, pihaknya akan terus dan selalu melakukan pemeriksaan sarana distribusi obat untuk mengawasi obat dan makanan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca: Ini Keberuntunganmu Hari Ini Berdasarkan Zodiak, Yuk Disimak

Baca: Tubuh Rizki Ahmad Akan Disandingkan dengan Ular King Cobra Selama Tiga Hari

Tindak lanjut akan diproses jika ditemukan peredaran obat keras di sarana distribusi tidak resmi, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Peran serta masyarakat diperlukan agar tidak ditemukan lagi peredaran dan penyalahgunaan obat yang sangat membahayakan kesehatan,” bebernya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved