Fenomena Penyalahgunaan Obat

Dijual Terang-terangan, Satu Tablet Dipatok Rp 100 Ribu

Dia lebih menyarankan untuk memikirkan kembali tentang akibat dari keputusan yang diambil calon pembeli

Dijual Terang-terangan, Satu Tablet Dipatok Rp 100 Ribu
BPost Cetak
bpost

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Namun tidak sedikit toko obat menjualnya secara sembunyi-sembunyi.

Penjual tidak langsung memberikan informasi terkait obat tersebut.

Bahkan, ada toko obat mengarahkan ke juru parkir.

“Tanya lewat sana,” ucap salah satu penjual obat di kawasan Pasar Baru.

Baca: Jangan Salah, Pengumuman UMPTKIN 2018 Pukul 10.00 WIB, Klik Linknya di Sini

Namun, juru parkir itu tidak terang-terangan menjelaskan tentang obat dimaksud.

Dia lebih menyarankan untuk memikirkan kembali tentang akibat dari keputusan yang diambil calon pembeli.

“Aku punya barangnya, tapi masalah dosanya aku tidak ikut-ikut. Apalagi jika itu sudah jadi, kalau masih telat aku bantu,” kata si juru parkir.

Baca: Korban Gigitan Ular King Cobra, Rizki Ahmad Disebut Hidup dan Mengalami Mati Suri, Ini Faktanya

BPost lalu mendatangi toko obat lainnya.

Namun, penjual di toko itu mengarahkan ke toko obat sebelumnya.

Dan, di toko sebelumnya transaksi pil Gaxxxx tidak tertutup.

Baca: Hasil Ujian UMPTKIN 2018 Diumumkan Siang Ini, Ini Link-nya

Termasuk toko-toko obat di lantai dua kawasan Pasar Baru, bahkan, harga jual obat di satu toko di lantai dua lebih mahal dibanding di lantai satu.

Jika di toko obat lantai satu harus membeli obat per paket, di lantai dua dijual per tablet.

Satu tablet dipatok Rp 100 ribu baik untuk Cytxxxx atau Gaxxxx.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved