Fenomena Penyalahgunaan Obat

PKBI Akui Banyak Abortus di Kalsel, Namun Tak Terdata karena Sering Dilakukan Seperti Ini

HAPNIAH, Direktur Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kalimantan Selatan, tak menepis banyak kegiatan abortus (aborsi) di daerah ini.

PKBI Akui Banyak Abortus di Kalsel, Namun Tak Terdata karena Sering Dilakukan Seperti Ini
BPost Cetak
bpost

Biasanya, sebut dia, prochoice ditujukan kepada korban perkosaan.

Baca: Korban Gigitan Ular King Cobra, Rizki Ahmad Disebut Hidup dan Mengalami Mati Suri, Ini Faktanya

“Dengan status dirinya sebagai korban perkosaan saja sudah luar biasa bagaimana pandangan dan stigma masyarakat, apalagi harus ditambah dengan lahirnya anak,” terangnya.

Menurutnya, secara medis, aborsi bisa dilakukan karena ada indikasi medis.

Contohnya membahayakan nyawa sang ibu.

Hapniah tidak memungkiri kasus aborsi secara ilegal memang banyak.
Selain itu, dia menilai pemerintah lalai dalam pemberian informasi dan sosialisasi yang komprehensif terhadap layanan KB yang mudah diakses.

“Selama ini penerapannya masih parsial, masalah KB, ya KB, masalah aborsi atau seksualitas tidak disinggung, sebenarnya perempuan itu harus tahu,” pungkasnya Hapniah.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved