Liga Italia

Ternyata Ini Alasan Buffon Pindah ke Paris Saint-Germain

Kesediaan kiper berusia 40 tahun untuk bergabung ke PSG memunculkan anggapan publik, lantaran memiliki obsesi yang sama

Tayang:
Editor: Halmien
TIZIANA FABI/AFP
Ekspresi kiper Juventus, Gianluigi Buffon, dalam laga final Coppa Italia kontra AC Milan di Stadion Olimpico, Roma pada 9 Mei 2018. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Gianluigi Buffon akhirnya membeberkan alasan mengapa memilih ia hijrah ke Paris, di tengah anggapan ia haus akan gelar Liga Champions.

Gianluigi Buffon secara resmi diperkenalkan sebagai pemain Paris Saint-Germain (PSG) pada Senin (9/7/2018) di Stadion Parc des Princes.

Kesediaan kiper berusia 40 tahun untuk bergabung ke PSG memunculkan anggapan publik, lantaran memiliki obsesi yang sama dengan sang presiden klub, Nasser Al Khelaifi, yakni ingin meraih gelar Liga Champions.

Pasalnya selama 17 tahun membela Juventus, Buffon belum sekali saja mencicipi manisnya menjuarai trofi paling bergengsi antarklub benua Eropa itu.

Adapun keputusan Al Khelaifi merekrut pelatih Thomas Tuchel, disebut-sebut karena Unai Emery dinilai gagal membuat PSG disegani di Liga Champions selama dua musim bertugas.

Namun, ketika ditanya apakah benar tujuan kepindahan ke PSG adalah demi meraih gelar Liga Champions, ia menolak untuk menerima argumentasi tersebut.

"Liga Champions bukanlah obsesi saya. Saya menerima tawaran karena saya pikir saya dapat berprogres baik sebagai manusia maupun seorang pesepak bola," ucap Buffon dikutip BolaSport.com dari laman Daily Mail.

"Akan menjadi gila bagi saya jika untuk menetapkan satu tujuan pada awal musim," terang peraih sembilan scudetto Liga Italia ini.

Sementara menurut catatan Transfermarkt yang dikutip BolaSport.com, kiper berpostur 192 cm ini akan menjalani kontrak selama satu musim atau hingga 30 Juni 2019.

Sumber: BolaSport.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved