Piala Dunia 2018

Masih Sakit Hati, Media Inggris Ingin Kroasia Didiskualifikasi dari Piala Dunia 2018 karena Hal Ini

Timnas Inggris harus menelan pil pahit setelah ditumbangkan Kroasia dengan skor 1-2 di babak semifinal Piala Dunia 2018.

HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA
Ekspresi para pendukung Kroasia di Luzhniki Stadium setelah timnya mampu mengalahkan Inggris dan melenggang ke final Piala Dunia 2018, Kamis (12/7/2018). 

Bersama mantan rekan setimnya yang kini menjadi pemandu bakat Dynamo Kiev, Ognjen Vukojevic, Vida membuat video perayaan kemenangan Kroasia.

Namun, kalimat "Kemenangan ini untuk Ukraina" yang dilontarkan Vida berbuntut panjang.

Pemain dengan rambut kuncir kuda itu lalu diselidiki oleh Federasi Sepak Bola Dunia, FIFA.

Pihak Inggris pun meragukan izin bermain Vida yang turun sebagai starter di partai semifinal.

Sementara pelanggaran Kroasia yang terakhir menurut Football London adalah permainan curang yang diterapkan Luka Modric dan kolega.

Para fan Inggris kecewa wasit tak sekali pun memberikan kartu kuning kepada Dejan Lovren sepanjang 120 menit pertandingan.


Bek timnas Kroasia, Dejan Lovren berduel dengan striker timnas Inggris, Harry Kane dalam laga semifinal Piala Dunia 2018 di Stadion Luzhniki, Kamis (12/7/2018).(HERKA YANIS PANGARIBOWO/TABLOID BOLA)

Padahal, Lovren beberapa kali terlibat clash dengan pemain Inggris.

Fan Inggris juga menilai gol penyama kedudukan yang dicetak oleh Perisic seharusnya tidak disahkan.

Penyebabnya, pemain Inter Milan itu dinilai melakukan pelanggaran karena mengangkat kaki terlalu tinggi ke arah kepada Kyle Walker.

Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved